Cakrawala Dunia Alumni dari Amerika Digelar IKA UM Probolinggo Raya, Libatkan Alumni Hingga Guru Besar

Probolinggo, Berdampak.net – IKA UM Probolinggo Raya melalui Program Cakrawala Dunia Alumni Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kegiatan sharing alumni bertajuk “Berita Langsung dari Amerika di Tengah Perang AS vs Iran”. Acara berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, pada Sabtu, 4 April 2026 pukul 08.00–09.30 WIB.

Hadir sebagai pemateri Artha Julie Nava (dengan nama kampus mbak iik) yang merupakan alumni UM (lulusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Malang tahun 1992) serta dikenal sebagai Ghost Writter, coach, dan personal & digital branding strategist. Ia diketahui sudah menulis sebagai Ghost Writter dan mengedit hampir 30 buku, serta menjadi narasumber di sejumlah event dengan topik seputar kepenulisan, personal branding, dan personal development.

Peraih sejumlah penghargaan, Artha Julie Nava tercatat sebagai finalis Kartini Next Generation Award 2015, pemenang pertama Sastra Migran – VOI tahun 2012, 30 Finalist Indonesia Womenpreneur dari Fimela tahun 2013, serta beberapa kali terpilih sebagai Dean’s List di Macomb Community College–Michigan. Dalam pemaparannya, Artha Julie Nava turut menyampaikan gambaran situasi dan dinamika isu global yang berkembang di Amerika di tengah ketegangan Amerika Serikat vs Iran.

Pada pemaparan materi, pembahasan juga menyinggung aspek pengaruh politik, sinyal-sinyal perubahan arah kebijakan, serta konteks persaingan dan narasi politik dalam pemberitaan internasional. Selain itu juga di sampaikan bagaiamana perubahan transisi pemerintahan di Amerika dan perubahannya serta beberapa Kontroversial yang terjadi lainnya.

Melalui diskusi yang dikemas secara santai dan mengalir dua arah dalam nuansa reuni alumni termasuk juga dengan beberapa guru besar yang hadir membuat pandangan pandangan baru dan kritis juga muncul dari sesi ini. kegiatan ini diharapkan menjadi ruang edukasi serta literasi bagi alumni untuk memahami isu internasional secara lebih mendalam, sekaligus memperkuat jejaring pengetahuan antar alumni yang tersebar di berbagai penjuru nusantara dan dunia dengan berbagai latar belakang profesi. (rh)

Halal Bihalal Bernilai Strategis: KAHMI Jatim Bahas Ketahanan Daerah dan Sinergi Pembangunan

Probolinggo, Berdampak.net – Kegiatan halal bihalal Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur yang digelar pada Minggu siang (12/4) di Kota Probolinggo berlangsung tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca-Idul fitri. Lebih dari itu, forum ini berkembang menjadi ruang diskusi strategis yang membahas arah pembangunan daerah di tengah dinamika global.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, Sp.OG (K)., M.Kes, didampingi Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani. Kehadiran keduanya menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis KAHMI dalam pembangunan.

Dalam forum tersebut, dr. Aminuddin yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Majelis Daerah KAHMI Kota Probolinggo hadir bersama sejumlah tokoh penting KAHMI Jawa Timur. Turut hadir Koordinator Presidium KAHMI Jatim Dr. Agus Machmud Fauzi, jajaran Presidium, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, anggota DPR RI Ali Mufti, serta para kepala daerah alumni HMI se-Jawa Timur, termasuk Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo.

Koordinator Presidium KAHMI Jawa Timur, Dr. Agus Machmud Fauzi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi momentum mempererat ukhuwah, tetapi juga sebagai wadah merumuskan gagasan strategis menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Jawa Timur.

“Diskusi menjelang Muswil ini harus kita dorong menjadi langkah nyata. Setiap gagasan yang lahir di forum ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi Jawa Timur dan Indonesia,” tegasnya.

Salah satu isu utama yang menjadi pembahasan adalah ketahanan daerah dalam menghadapi dinamika geopolitik global. Diskusi ini menghadirkan perspektif dari kalangan legislatif dan eksekutif, sehingga menghasilkan pandangan yang komprehensif terkait tantangan dan peluang pembangunan ke depan.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Aminuddin menekankan pentingnya memanfaatkan situasi dan kondisi saat ini melalui penguatan konektivitas dan sinergitas antar alumni HMI di Jawa Timur.

“Momentum halal bihalal ini menjadi sangat penting, tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah melalui jejaring KAHMI,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi yang solid antar alumni akan mampu mendorong percepatan implementasi program strategis nasional, sekaligus mengoptimalkan potensi daerah yang dimiliki masing-masing wilayah.
Menurutnya, kekuatan KAHMI terletak pada keberagaman peran anggotanya yang tersebar di berbagai sektor strategis.

“KAHMI memiliki kekuatan besar karena anggotanya tersebar di berbagai lini strategis, baik di birokrasi, legislatif, dunia usaha maupun masyarakat sipil. Ini menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menghadapi tantangan global saat ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa forum-forum seperti ini harus mampu melahirkan langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat, tidak berhenti pada diskusi semata.

“Kita perlu memperkuat konektivitas dan sinergitas antar daerah, sehingga program-program strategis nasional dapat diimplementasikan secara optimal dengan mengangkat potensi lokal,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, kepercayaan terhadap KAHMI diharapkan terus diperkuat melalui karya dan kontribusi nyata. Dengan pengalaman panjang para kader di berbagai sektor, KAHMI dinilai memiliki kapasitas besar untuk mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (fiq)

Halal Bihalal KAHMI Jatim di Probolinggo, Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Global

Probolinggo, Berdampak.net – Momentum halal bihalal Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur di Kota Probolinggo tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis membahas isu pembangunan daerah di tengah dinamika global.

Kegiatan yang digelar di Puri Manggala Bhakti, Minggu (12/4), menghadirkan sejumlah tokoh penting dari kalangan eksekutif dan legislatif. Hadir di antaranya Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin, Ketua KAHMI Jatim Agus Machmud Fauzi, serta anggota DPR RI Ali Mufti.

Ketua KAHMI Jatim, Agus Machmud Fauzi, menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang penting untuk merumuskan gagasan strategis menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) KAHMI Jawa Timur.

“Halal bihalal ini bukan hanya tradisi, tapi harus menjadi langkah awal untuk melahirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah ketahanan daerah dalam menghadapi krisis geopolitik global. Diskusi ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan daerah.

Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, menekankan pentingnya memperkuat konektivitas dan sinergi antar alumni HMI di Jawa Timur.

“Jejaring KAHMI adalah kekuatan besar. Jika disinergikan dengan baik, akan mampu mendorong percepatan program strategis nasional sekaligus mengangkat potensi daerah,” jelasnya.

Menurutnya, peran KAHMI yang tersebar di berbagai sektor—mulai dari birokrasi, legislatif hingga dunia usaha—menjadi modal sosial penting dalam menghadapi tantangan global saat ini.

Ia berharap forum seperti ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi mampu melahirkan langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. (fj)

Halal Bihalal IKA-UB Probolinggo, Berikan Penghargaan Tokoh Inspiratif dan Tokoh Penggerak

Probolinggo, Berdampak.net – Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA-UB) Probolinggo Raya menggelar Halal Bihalal yang dihadiri oleh para alumni Universitas Brawijaya dari lintas angkatan. Kegiatan ini mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Harmoni Kebersamaan” dan berlangsung di Hall Puri Manggala Bhakti, Pemkot Probolinggo. Acara diawali dengan pemberian santunan kepada 27 orang anak yatim.

Turut hadir Walikota Probolinggo Dokter Aminuddin, para kepala dinas dari alumni UB yang ada di Pemkot dan Pemkab Probolinggo, serta keluarga besar alumni UB yang tersebar di Kota maupun Kabupaten Probolinggo.

Dalam sambutannya, Ketua IKA-UB Probolinggo Raya Tri Septa Agung Pamungkas menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri sekaligus memperkuat soliditas antara keluarga besar alumni UB dengan pemerintah daerah di wilayah Probolinggo Raya.

Lebih lanjut, Wali Kota Dokter Aminuddin juga mengapresiasi peran aktif IKA-UB Probolinggo yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam komunitas intelektual di Probolinggo. Program dan gagasan dari IKA-UB Probolinggo banyak memberikan kontribusi dalam roda pembangunan Kota Probolinggo.

IKA-UB Probolinggo juga memberikan apresiasi penghargaan Tokoh Inspiratif kepada Walikota Probolinggo Dokter Aminuddin dan Tokoh Penggerak kepada Dokter Asih Krustiyani, yang keduanya memiliki peran dan dedikasi luarbiasa dalam membersamai sepak terjang IKA-UB di Probolinggo Raya. (fj)

Harmoni dalam Keberagaman : Warga Graha Pelita Regency Bondowoso Gelar Halal Bihalal Lintas Iman

Bondowoso, Berdampak.net – Warga Perumahan Graha Pelita Regency, Kampung Kopi – Tamansari – Bondowoso, menggelar kegiatan Halal Bihalal lintas iman pada Jumat (10/4/2026) petang, bertempat di Masjid An-Nur.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan sosial antarwarga yang berasal dari latar belakang agama yang beragam.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh masyarakat perumahan tanpa memandang perbedaan keyakinan. Mereka berkumpul dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, saling bersalaman serta bermaafan sebagai bagian dari tradisi Halal Bihalal yang sarat makna.

Halal Bihalal lintas iman ini merupakan upaya nyata dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di lingkungan tempat tinggal. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog sosial yang memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan.

“Perbedaan bukan menjadi penghalang untuk bersatu. Justru dari keberagaman inilah kita belajar saling menghargai dan hidup berdampingan secara damai,” ujar Ketua RT yang turut hadir.

Selain ramah tamah, kegiatan juga diisi dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh ustadz Wasit selaku Dewan Pembina ALIFYA, beliau menekankan pentingnya menjaga persatuan, saling menghormati, serta menumbuhkan kepedulian sosial antarwarga.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, berharap tradisi Halal Bihalal lintas iman dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, nilai-nilai harmoni dan persaudaraan dapat terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. (sa)

Gelar Kick Off AUM 2026, APINDO Jatim Perkuat Kolaborasi Mahasiswa dan UMKM

Surabaya, berdampak.net – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Timur resmi memulai langkah strategis dalam pemberdayaan ekonomi lokal melalui acara Kick Off APINDO UMKM Merdeka (AUM) Tahun 2026. Mengusung tema “Kolaborasi untuk Negeri”, program ini menjadi wadah sinergi konkret antara akademisi, praktisi, dan pelaku usaha kecil menengah.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi tanda dimulainya program magang kolaboratif yang melibatkan 23 mahasiswa terpilih dari dua perguruan tinggi ternama, yakni Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Selama program berjalan, para mahasiswa akan didampingi oleh 4 mentor berpengalaman untuk membantu transformasi bisnis di 6 unit UMKM yang menjadi mitra.

Membangun Sinergi Lewat Diskusi Terpumpun

Agenda utama dalam kick off ini adalah sesi diskusi kelompok intensif yang mempertemukan mahasiswa peserta magang, perwakilan UMKM, dan para mentor. Diskusi ini dirancang untuk:

  • Penyelarasan Ekspektasi: Memastikan target mahasiswa sejalan dengan kebutuhan riil para pelaku UMKM.
  • Perumusan Rencana Kerja: Menyusun strategi taktis yang akan diimplementasikan selama masa program untuk meningkatkan daya saing produk.
  • Transfer Pengetahuan: Membangun pemahaman awal mengenai tantangan industri di lapangan.

Langkah Nyata untuk Negeri

Program AUM 2026 bukan sekadar program magang biasa. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan inovasi segar bagi UMKM, sementara pelaku usaha mendapatkan akses terhadap pemikiran akademis dan pendampingan profesional dari mentor APINDO.

“Kegiatan ini adalah langkah awal untuk merumuskan rencana kerja yang solid. Kami ingin memastikan bahwa setiap kolaborasi yang tercipta memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur,” ujar salah satu perwakilan panitia di sela-sela diskusi.

Dengan dimulainya Kick Off ini, APINDO Jawa Timur optimistis bahwa integrasi antara dunia pendidikan dan sektor UMKM akan menjadi motor penggerak ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa depan. (rh)