Komitmen UM Siapkan Guru dan Profesional Berdaya Kinerja Tinggi: Diskusi serta Sosialisasi Program Magister dan Doktor FEB UM di Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Sebagai bentuk komitmen Universitas Negeri Malang untuk berkontribusi menyiapkan guru dan profesional yang memiliki performa kinerja yang tinggi dan kapabilitas keilmuan yang dapat dapat mendukung Program pembangunan manusia di pemerintahan Kota Probolinggo dan Probolinggo Raya pada umumnya, mengadakan diskusi pendidikan dan sekaligus sosialisasi tentang Universitas negeri Malang khusus nya program di FEB UM .

Kegiatan tersebut di laksanakan Pada hari Jumat 8 Mei 2026 di aula SMAN 4 Kota Probolinggo. Peserta yang hadir dalam sosialisasi dan diskusi bersama Program Magister dan Doktor FEB UM di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Kota Probolinggo, Perwakilan MGMP Kota Probolinggo dan Pengurus Ikatan Alumni UM Probolinggo Raya.

Kegiatan ini sangat di apresiasi oleh Pemerintah Kota Probolinggo melalui kepala dinas pendidikan Doktor Siti Romlah S.Si M.Pd sebagai bentuk kontribusi UM dan Alumni bersama sama dinas pendidikan untuk membuka akses informasi dalam rangka program kelas studi lanjut untuk kalangan pendidik di Kota Probolinggo yang tentunya sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas pendidik dan output mutu pendidikan di Kota Probolinggo.

Program Studi Magister dan Doktor di FEB UM sendiri adalah program pendidikan lanjutan di bidang ekonomi   yang mempunyai tujuan untuk mengembangkan keahlian dalam berpikir  analitis  dan komprehensif. Program ini  sangat  baik untuk calon-calon ekonom profesional  yang bekerja baik di  sektor  publik maupun swasta.

Sesi inti diskusi diisi dengan pemaparan materi oleh Prof. Dr. Hari Wahyono, M.Pd., yang akrab disapa Prof. Ayong. Dengan gaya penyampaian yang santai, diselingi dan kisah inspiratif, beliau berhasil memberikan inspirasi para guru yang hadir yang kemudian di lanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab.

Sebagai tuan rumah plt Kepala Sekolah SMAN 4 Kota Probolingggo dan juga sebagai wakil Ketua Ikatan alumni Muhammad Fachrur Rozi, S.Pd., M.Pd sangat senang atas kepercayaan UM kepada SMAN 4 Kota Probolinggo dan menyampaikan ini merupakan sebuah bentuk kolaborasi konnstruktif dalam sinergi jejaring alumni yang dapat di kembangkan dalam bentuk variasi lainnya oleh UM dan alumni kedepannnya agar semakin memberikan manfaat kepada di mana alumni dimanapun berada.

Rajut Kebersamaan, Brigif 2 Marinir Gelar Shalat Idul Adha 1447 H dan Salurkan Puluhan Hewan Kurban

Sidoarjo, Berdampak.net – Dispen Kormar, TNI AL (Sidoarjo). Lapangan apel Kesatrian Marinir R. Suhadi, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (27/05/2026), berubah menjadi lautan jamaah. Keluarga besar Brigade Infanteri (Brigif) 2 Marinir bersama masyarakat sekitar memadati area tersebut untuk melaksanakan ibadah Shalat Idul Adha 1447 Hijriyah / 2026 Masehi dengan khidmat.

Kegiatan keagamaan tahun ini mengusung tema yang mendalam: “Jadikan Hikmah Idul Adha Sebagai Motivasi Untuk Meningkatkan Iman Dan Takwa Prajurit TNI Yang Prima Dalam Melaksanakan Tugas Dan Pengabdian Untuk Indonesia Maju”.

Sejumlah perwira tinggi dan tokoh penting tampak hadir di barisan shaf depan, di antaranya Komandan Pasmar 2 Mayjen TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, Brigjen TNI (Mar) Purn. Wurjianto, Kolonel Marinir Edi Prayitno, serta Komandan Pangkalan Marinir (Danlanmar) Surabaya Kolonel Marinir Argo Setiono. Hadir pula para Pejabat Utama (PJU) Pasmar 2, Dankolak, Dansatlak jajaran Pasmar 2, serta para Perwira Staf Brigif 2 Marinir.

Bertindak sebagai imam dan khatib dalam shalat Idul Adha kali ini adalah Ustaz Muhammad Irfan, S.Q., seorang ulama asal Surabaya. Dalam khotbahnya yang menyentuh hati, Ustaz Muhammad Irfan mengajak seluruh umat Muslim untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan secara nyata dengan menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya.

“Hari ini adalah hari yang sangat istimewa karena mempertemukan dua ibadah besar, yaitu ibadah haji dan ibadah kurban. Jutaan manusia dari seluruh penjuru dunia berkumpul di tanah suci dengan pakaian yang sama. Ini adalah simbol kuat bahwa di hadapan Allah SWT, kita semua adalah sama, tidak ada perbedaan derajat,” ungkap Ustaz Muhammad Irfan dalam khotbahnya.

Nuansa kepedulian sosial langsung terasa usai pelaksanaan shalat. Agenda langsung dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban secara resmi kepada Ketua Panitia Kurban, Kapten Marinir Abdul Ghofur.

Tahun ini, Brigif 2 Marinir mengoordinasikan total 21 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Ketua Panitia, Kapten Marinir Abdul Ghofur, merincikan bahwa khusus untuk di Brigif 2 Marinir, disembelih sebanyak 10 ekor sapi dan 6 ekor kambing yang berasal dari berbagai gotong-royong dan sumbangan para pimpinan serta prajurit.

Hewan kurban tersebut bersumber dari Panglima Korps Marinir sebanyak 1 ekor sapi, Danpasmar 2 sebanyak 2 ekor sapi, Danlanmar Surabaya sebanyak 1 ekor sapi, Brigif 2 Marinir sebanyak 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing dari Komandan Brigif 2 Marinir, Yonif 1 Marinir & Yonif 3 Marinir: masing-masing 1 ekor sapi, Kolonel Laut (P) Adam: 1 ekor kambing, Prajurit (Koptu Rum Okta) 1 ekor sapi dan Masyarakat sekitar 3 ekor kambing.
Sebagai bentuk penghormatan dan tali asih, Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Aang Andy Warta, M.Tr.Opsla., didampingi oleh Ketua Jalasenastri Cabang 2 Korcab Pasmar 2, Ny. Aang Andy Warta, menyerahkan potongan daging kurban secara simbolis kepada para Warakawuri (janda prajurit) Brigif 2 Marinir.

Melalui ibadah qurban ini, diharapkan nilai-nilai keikhlasan dan pengorbanan dapat menyatu dalam jiwa setiap prajurit, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat sekitar Bhumi Marinir Gedangan. (fj)

Mengospek Mental Pengurus PPNJ, Ning Aniq Beri Tips Kemampuan Pecahkan Masalah

Probolinggo, Berdampak.net – Biro Kepesantrenan (Biktren) Putri Pondok Pesantren Nurul Jadid kembali menggelarrangkaian kegiatan Manajemen Pengasuhan Santri (MPS). Kali ini, para calonpengurus dan wali asuh dibekali materi Problem Solving (penyelesaianmasalah) yang disampaikan secara daring oleh praktisi psikologi, Ning RaudlatulAniq, S.Psi., CH., CHt.

Pelatihan ini bertujuanuntuk membangun kesiapan mental, ketangguhan, serta kemampuan berpikir kritispara calon pengurus dalam menghadapi dinamika pengasuhan santri secaraprofesional dan humanis.

Dalam pemaparannya, NingRaudlatul Aniq mengajak para peserta untuk mengubah cara pandang mereka dalammelihat sebuah konflik atau persoalan. Menurutnya, masalah bukanlah sesuatuyang harus dihindari, melainkan sebuah sarana untuk membentuk kapasitas diri.

“Masalah hadir bukanuntuk mematikan potensi, justru melalui masalah potensi kita terbentuk. Jangantakut menghadapi masalah, tetapi pikirkan bagaimana cara menyelesaikan masalahtersebut,” ujar Ning Aniq.

Ia menambahkan bahwa dalam sudut pandang psikologis dan spiritual, masalah sering kali muncul ketikaharapan atau ekspektasi tidak berjalan sesuai dengan kenyataan. Di titik itulahmanusia diuji untuk mengambil pelajaran berharga.

Lebih lanjut, Ning Aniq memperingatkan bahwa masalah yang tidak dikelola dengan baik dapat menumpukmenjadi beban emosional yang mengganggu pikiran, perasaan, hingga produktivitaskerja pengurus.Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia membagikan tiga prinsip dasar dalam mereduksi dan menyelesaikanmasalah di lingkungan pesantren yaitu dengan mengenali akar permasalahan, beranimenghadapi,mencari alternatif solusi: Membuka ruang diskusi untuk menemukanjalan keluar terbaik.

“Masalah akan terurai jika kita mencari akar masalahnya, berani menghadapinya, dan berusaha menemukansolusi. Sebaliknya, masalah akan terasa semakin berat apabila tujuan kita tidakjelas dan terus menunda menghadapinya,” tegasnya.

Biro Kepesantrenan Putri berharap para calon pengurus dan wali asuh tidak hanya cakap secara tekniskepengurusan, tetapi juga memiliki kematangan emosional dalam mendampingi danmembina seluruh santri di Pondok Pesantren Nurul. (pm)

Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Cegah Cyberbullying Melalui Seminar Kesehatan Mental

Malang, Berdampak.net – Maraknya perundungan di dunia maya atau cyberbullying menjadi perhatian serius di era digital saat ini. Aksi perundungan yang dilakukan melalui media sosial, platform percakapan, game online, hingga pesan telepon seluler dinilai dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan mental generasi muda.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap fenomena tersebut, mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Maharani Malang Program Studi Keperawatan menggelar seminar pencegahan cyberbullying bagi pelajar SMK Diponegoro Tumpang, Malang, Jawa Timur, Rabu (20/05/2026).

Kegiatan yang didampingi dosen pembimbing Ns. Ridwan Sofian, S.Kep., M.Kep. itu mengusung tema “Ketika Kata Menjadi Luka; Menjaga Kesehatan Mental di Dunia Maya” Seminar tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya perundungan digital sekaligus memberikan edukasi tentang etika bermedia sosial.

Dalam pemaparannya, Ns. Ridwan Sofian menjelaskan bahwa cyberbullying dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari pelecehan, fitnah, provokasi, peniruan identitas, penguntitan, pengucilan, hingga ancaman secara daring.

Menurutnya, tindakan tersebut kerap dipicu oleh keinginan pelaku untuk mencari kepuasan diri, pengaruh lingkungan, maupun persoalan pribadi yang tidak terselesaikan. Padahal, dampak yang ditimbulkan sangat serius bagi korban, mulai dari gangguan mental, tekanan psikis, hingga kasus ekstrem yang berujung pada tindakan bunuh diri.
“Korban cyberbullying biasanya mengalami perubahan perilaku dan emosi, mengurangi aktivitas di media sosial, bahkan prestasi akademiknya dapat menurun,” jelasnya.

Ia menambahkan, upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan literasi digital, pengaturan privasi akun media sosial, berpikir sebelum memposting sesuatu, serta lebih bijak dalam memilih lingkungan pertemanan di dunia maya.

Selain itu, dukungan moral bagi korban juga dinilai sangat penting. Masyarakat diimbau untuk menjadi pendengar yang baik bagi korban, membantu menyimpan bukti perundungan, hingga melaporkan tindakan cyberbullying kepada pihak berwenang apabila diperlukan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Laurentius Rebong, turut memberikan edukasi mengenai etika dan tips aman bermedia sosial kepada para pelajar. Ia mengajak siswa untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial agar tidak menjadi pelaku maupun korban cyberbullying.

“Berpikirlah sebelum mengetik, hindari penggunaan bahasa yang menyinggung, cek kebenaran informasi sebelum dibagikan, hormati privasi orang lain, gunakan media sosial secukupnya, dan pilih konten-konten yang positif,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Kepala Sekolah SMK Diponegoro Tumpang Bapak Ihya Ulumuddin, S.Kom, M.M., berharap para pelajar semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mental dan menciptakan lingkungan digital yang sehat, aman, serta saling menghargai. (fj)

Guru PAI Kota Probolinggo Ikuti Pawai Akbar KKG PAI Jawa Timur di Surabaya

Surabaya, Berdampak.net – Ribuan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur mengikuti Pawai Akbar KKG PAI Jawa Timur yang digelar di kawasan Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu, 16 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan jejaring antar guru PAI di tingkat provinsi. Para peserta hadir dengan tertib dan penuh antusias, termasuk rombongan KKG PAI Kota Probolinggo yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Pengawas PAI Kementerian Agama Kota Probolinggo, Muh. Taufiq, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada para guru PAI Kota Probolinggo yang telah mengikuti kegiatan dan menjaga kekompakan selama acara berlangsung.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru PAI se-Kota Probolinggo yang telah ikut meramaikan kegiatan ini,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para guru, terutama dalam menambah wawasan dan pengalaman di bidang pendidikan.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi sarana berbagi pengalaman dan menambah wawasan bagi para guru,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai dorongan untuk meningkatkan profesionalisme guru PAI di Kota Probolinggo.

“Harapannya, ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme guru PAI ke depan,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung tertib dengan suasana kebersamaan antar peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. (abz)

Nobar Film “Na Willa” PT Paiton Energy POMI: Pererat Kebersamaan dengan Sekolah Mitra

Probolinggo, Berdampak.net – PT Paiton Energy POMI kembali menghadirkan kegiatan yang memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial melalui program nonton bareng (nobar) film Na Willa. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 16 Mei 2026 di CGV Kota Probolinggo, dengan total 150 peserta yang terdiri dari keluarga besar perusahaan (karyawan dan anak-anak karyawan) serta sekolah mitra SLB Negeri Kraksaan meliputi siswa, guru, dan orang tua siswa.

Lebih dari sekadar hiburan, kegiatan nobar ini menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kedekatan lintas lingkungan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam suasana yang hangat. Film “Na Willa” membawa pesan-pesan kehidupan yang relevan bagi semua kalangan, termasuk ajakan untuk saling menghargai, menyayangi, dan menghormati perbedaan yang ada.

Kehadiran SLB Negeri Kraksaan sebagai mitra pendidikan turut menjadi bukti nyata komitmen PT POMI dalam mewujudkan hubungan yang inklusi, harmonis, dan saling mendukung. Kebersamaan yang terbentuk menunjukkan bahwa kebahagiaan akan terasa lebih bermakna ketika dibangun bersama—dengan dasar empati, kepedulian, dan ketulusan.

Suasana selama kegiatan berlangsung berlangsung penuh keceriaan. Terjalinnya interaksi antara karyawan, keluarga, serta siswa, guru, dan orang tua SLB Negeri Kraksaan menunjukkan kuatnya nilai solidaritas dan semangat untuk terus saling menguatkan.

Dalam kesempatan tersebut, Perusahaan menyampaikan harapannya agar nilai-nilai kebersamaan saling menyayangi dan menghormati dapat terus tumbuh menjadi bagian dari budaya perusahaan serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Keharmonisan dan kebahagiaan yang sejati lahir dari rasa saling memahami serta kebersamaan yang dijaga dengan kasih.

Film Na Willa sendiri merupakan karya Ryan Adriandhy dari Visinema Studio, menghadirkan kisah anak dengan imajinasi yang kuat berlatar tahun 1960-an. Film ini menyuguhkan pesan hangat tentang keluarga dan nilai kehidupan, termasuk pentingnya kejujuran, keberanian mengenali diri sendiri, serta menghargai keberagaman dan perasaan anak-anak dalam proses tumbuh kembang.

Selain itu, “Na Willa” juga menginspirasi kebiasaan membaca sejak dini serta menegaskan peran penting orang tua dalam mendampingi anak belajar, berimajinasi, dan membangun karakter positif.

Melalui kegiatan nobar ini, PT Paiton Energy POMI menegaskan bahwa kebersamaan yang dibangun dengan hati mampu menghadirkan energi positif, memperkuat hubungan, dan membentuk lingkungan yang inklusif, hangat, serta penuh kepedulian. (fiq)