Ra Fahmi Didampingi Istri Nyoblos di TPS, Tegaskan Komitmen untuk Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Calon Wakil Bupati Probolinggo, Ra Fahmi, bersama sang istri hadir di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada Kabupaten Probolinggo. Kehadiran Ra Fahmi bersama istri menjadi perhatian masyarakat yang turut memberikan suara pada kesempatan tersebut.

Mengenakan pakaian sederhana, Ra Fahmi dan istrinya tampak akrab dengan warga sekitar. Setelah mencoblos, Ra Fahmi menyampaikan harapannya agar Pilkada berjalan lancar, aman, dan damai.

“Kami berharap Pilkada ini menjadi momentum perubahan untuk Kabupaten Probolinggo. Apa pun hasilnya, ini adalah ikhtiar kita bersama untuk membangun daerah lebih baik,” ujar Ra Fahmi.

Istri Ra Fahmi juga terlihat mendampingi dengan penuh semangat. Kehadiran pasangan ini mencerminkan kebersamaan dan dukungan penuh dalam setiap langkah perjuangan politik Ra Fahmi.

Sementara itu, calon Bupati Gus Haris juga melakukan hal serupa di TPS yang berbeda. Pasangan ini terus menegaskan komitmen mereka untuk membawa Kabupaten Probolinggo ke arah yang lebih baik melalui visi dan misi yang mereka usung.

Masyarakat di TPS tampak antusias menyambut kehadiran Ra Fahmi dan istrinya. Mereka berharap pasangan Gus Haris dan Ra Fahmi mampu mewujudkan perubahan yang diinginkan banyak pihak di Kabupaten Probolinggo. (fjr/fiq)

Kampanye Gus Haris Ra Fahmi di Krucil Probolinggo Dipadati Ribuan Masyarakat, Warga; “Saya Cinta”

Probolinggo, Berdampak.net – Kampanye pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Gus Haris dan Ra Fahmi, yang digelar di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo pada Rabu, 13 November 2024, dipenuhi ribuan warga yang antusias.

Massa yang membludak menunjukkan dukungan besar dan kecintaan warga terhadap sosok Gus Haris, cicit dari ulama besar KH Hasan Genggong, yang sangat dihormati di Probolinggo.

Kegiatan ini diawali dengan blusukan Gus Haris ke Pasar Krucil Kabupaten Probolinggo. I

a menyapa dan berdialog langsung dengan pedagang serta masyarakat yang hadir, mendengarkan keluhan dan harapan mereka.

Blusukan ini disambut hangat dan menjadi bukti kedekatan Gus Haris dengan masyarakat akar rumput.

Usai blusukan, Gus Haris melanjutkan agenda ke lokasi utama kampanye di rumah susu di Krucil.

Ribuan warga telah menanti kehadirannya untuk mendengarkan pidato politik menjelang Pilkada 2024.

Dalam orasinya, Gus Haris menekankan pentingnya perubahan dan komitmen untuk kesejahteraan masyarakat Probolinggo.

“Kami bertekad menciptakan pemerintahan yang mendengar suara rakyat dan bekerja untuk kemajuan bersama,” ujar Gus Haris disambut tepuk tangan meriah.

Kehadiran massa yang begitu besar menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat.

“Saya cinta Gus Haris. Gus Haris dan Ra Fahmi adalah pasangan yang tepat untuk memimpin Kabupaten Probolinggo,” kata Istiqomah, salah satu warga yang hadir.

Dukungan ini semakin kuat karena Ra Fahmi adalah putra KH Abdul Haq Zaini, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, yang memiliki pengaruh luas di kalangan masyarakat.

“Calon nomor urut 2 ini adalah sosok yang mapan. Keduanya insyaallah bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” tambah Istiqomah.

Ketua Tim Pemenangan Gus Haris dan Ra Fahmi, Habib Mahdi, mengaku takjub dengan sambutan luar biasa dari warga Krucil.

“Kami tidak menyangka kalau kampanye di Krucil bisa menyedot ribuan warga. Ini menunjukkan betapa besarnya harapan masyarakat kepada paslon nomor urut 02,” ungkapnya.

Dengan dukungan yang besar dari berbagai lapisan masyarakat, Gus Haris dan Ra Fahmi siap menghadapi Pilkada 2024 dengan optimisme dan semangat tinggi untuk membawa perubahan yang nyata.(*)

Zulfikar Arse Sadikin: Desk Pilkada Punya Tugas Berat Menjaga Stabilitas Iklim Politik Indonesia

Jakarta, Berdampak.net – Anggota Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, menyatakan bahwa Desk Pilkada memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas politik nasional menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Pernyataan ini disampaikan Zulfikar saat menghadiri sebuah acara politik yang juga dihadiri berbagai tokoh dan kader dari berbagai kalangan.

Menurut Zulfikar, kondisi politik di Indonesia saat ini menuntut pendekatan yang hati-hati agar suasana tetap kondusif dan tidak terjadi ketegangan di antara kelompok-kelompok masyarakat. Desk Pilkada, yang berada di bawah naungan Komisi II DPR RI, diharapkan mampu menjalankan tugasnya dalam mempersiapkan dan mengawasi jalannya Pilkada di berbagai daerah. “Kita harus menjaga iklim politik tetap stabil dengan langkah-langkah antisipatif dan memastikan komunikasi yang baik antara semua pihak,” ujar Zulfikar.

Sebagai bagian dari Komisi II DPR, Zulfikar dan timnya berkomitmen untuk mengutamakan kepentingan bangsa dengan mendukung proses Pilkada yang aman, tertib, dan damai. Zulfikar mengajak semua elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan dan kedamaian selama periode Pilkada, agar pemilihan berlangsung dengan integritas.

Pernyataan Zulfikar ini mendapat dukungan dari berbagai pihak yang hadir dalam acara tersebut, yang siap mendukung segala upaya dalam menjaga stabilitas politik dan menyukseskan Pilkada serentak 2024. (fjr)

Rahmad di Debat Kedua: Mengangkat Bondowoso Melalui Konektivitas Global dan Lokal

Bondowoso, Berdampak.net – Berdasarkan jalannya debat kedua calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bondowoso, Jum’at (08/11/24), tampak bahwa Rahmad berhasil menonjolkan kompetensinya dalam berbagai bidang penting yang menjadi perhatian publik. Penguasaannya terhadap materi layanan publik, ekonomi kreatif, desa maju, hubungan internasional, dan koneksi antar partai menunjukkan komitmen dan kesiapan yang cukup matang untuk membawa perubahan di Bondowoso.

Dalam layanan publik, Rahmad menunjukkan pemahaman yang jelas tentang kebutuhan masyarakat akan akses pelayanan yang lebih baik dan efisien. Penekanan ini memberi sinyal bahwa ia memiliki visi untuk memperbaiki tata kelola birokrasi dan memberikan pelayanan yang lebih responsif.

Pada sektor ekonomi kreatif, Rahmad tampak bertekad mengangkat sektor ini sebagai tulang punggung perekonomian lokal. Kepekaannya terhadap ekonomi kreatif bisa menjadi salah satu strategi untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan daerah, terutama melalui pemberdayaan usaha kecil dan menengah serta industri rumah tangga.

Gagasan untuk mengembangkan desa maju juga menonjol. Di Bondowoso, fokus pada pembangunan desa bisa memberikan dampak yang lebih merata, memperkuat ketahanan ekonomi desa, dan mengurangi kesenjangan antara daerah perkotaan dan pedesaan.

Selain itu, dengan menyoroti hubungan internasional dan koneksi antar partai, Rahmad menunjukkan dirinya sebagai kandidat yang berpikir global tanpa melupakan akar lokalnya. Koneksi ini bisa membuka peluang bagi Bondowoso untuk mendapatkan bantuan, investasi, dan kolaborasi lintas negara, serta memperkuat dukungan lintas partai yang akan memudahkan implementasi kebijakan di tingkat lokal.

Secara keseluruhan, Rahmad tampak memiliki visi yang progresif dan siap menghadapi tantangan untuk membawa Bondowoso menjadi kabupaten yang lebih maju dan berkembang. Debat ini mengisyaratkan bahwa ia memiliki kapabilitas yang lebih kuat dalam memahami dan merespons isu-isu aktual, sehingga memberikan angin segar bagi pemilih yang mendambakan perubahan nyata di Bondowoso.

Kiai Zuhri Zaini: Ketaatan kepada Allah, Kunci Menuju Ketenangan dan Kebahagiaan Sejati

Probolinggo, Berdampak.net – KH. Moh. Zuhri Zaini memberikan pesan yang begitu mendalam dan relevan tentang arti sejati dari kebahagiaan dan ketenangan hidup melalui ketaatan kepada Allah. Dalam realitas modern yang sering kali dipenuhi dengan hiruk-pikuk, tekanan, dan kecenderungan materialisme, beliau mengingatkan bahwa kebahagiaan yang sebenarnya tidak bisa diukur hanya dengan pencapaian materi atau status sosial. Kebahagiaan dan ketenangan sejati adalah hasil dari kedekatan dan kepatuhan yang tulus kepada Sang Pencipta.

Pesan Kiai Zuhri ini mengandung nilai yang sangat esensial. Di masa kini, kebahagiaan seringkali dipahami secara sempit sebagai kesuksesan materi atau pencapaian duniawi. Namun, Kiai Zuhri mengarahkan kita pada perspektif yang lebih dalam—bahwa ketenangan sejati justru muncul dari keyakinan dan kesadaran bahwa hidup yang taat kepada Allah memberikan perlindungan dan kekuatan dalam menghadapi setiap ujian. Dalam ketaatan, seseorang menemukan ketenangan karena menyadari bahwa segala sesuatu diatur dengan hikmah oleh Allah, sehingga hatinya tidak mudah goncang oleh masalah duniawi.

Lebih dari itu, Kiai Zuhri mengungkapkan pandangan tentang kenikmatan surga yang tidak terbatas pada kenikmatan fisik, seperti makanan, minuman, atau pasangan, tetapi juga meliputi kenikmatan rohani yang lebih tinggi, yakni kedamaian dan kebahagiaan abadi. Puncak kebahagiaan di surga adalah kesempatan untuk melihat Allah, suatu kenikmatan tertinggi yang tak dapat dijelaskan dengan logika manusia. Ini mengajarkan bahwa tujuan hidup yang utama bukan hanya memenuhi kebutuhan duniawi, tetapi mencapai pemahaman dan kedalaman spiritual yang membawa kita pada kebahagiaan hakiki.

Apa yang disampaikan Kiai Zuhri kepada para santri di Masjid Jami’ Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, ini merupakan pengingat penting bagi kita semua. Dalam pencarian kebahagiaan, jangan sampai kita terlena oleh hal-hal duniawi yang sifatnya sementara. Kiai Zuhri menyiratkan bahwa ketaatan kepada Allah bukan sekadar kewajiban agama, tetapi merupakan jalan untuk meraih ketenangan yang abadi. Pesan beliau menginspirasi kita untuk menempatkan hubungan spiritual dengan Allah sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan, menjadikannya sumber ketenangan dan kekuatan untuk menghadapi segala tantangan hidup.

Ra Hamid Wahid dan Masa Depan Bondowoso

Probolinggo, Berdampak.net – Ra Hamid Wahid adalah tokoh yang memiliki rekam jejak panjang dalam memperjuangkan kepentingan umat, baik dalam bidang ekonomi maupun pendidikan. Sebagai mantan anggota DPR RI dan DPRD, serta aktivis pada masa mudanya, Ra Hamid telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Kini, sebagai calon Bupati Bondowoso, ia membawa semangat yang sama untuk membawa kabupaten ini menuju kemajuan yang lebih signifikan.

Salah satu bentuk kontribusinya dalam pemberdayaan ekonomi umat adalah melalui Hebitren, sebuah platform ekonomi berbasis pesantren yang ia inisiasi untuk mendorong kemandirian pesantren dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Ini mencerminkan bagaimana Ra Hamid tidak hanya fokus pada retorika, tetapi berupaya menciptakan perubahan nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Sikap egaliternya membuatnya menjadi sosok yang dicintai, karena ia senantiasa terbuka untuk berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Sebagai Rektor Universitas Nurul Jadid, Ra Hamid juga berhasil membawa universitas tersebut menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Ini menunjukkan dedikasinya dalam memajukan pendidikan, yang menjadi modal penting bagi pembangunan Bondowoso. Ia memahami bahwa pendidikan berkualitas adalah kunci untuk menghasilkan generasi yang siap membangun daerahnya.

Jika terpilih sebagai Bupati Bondowoso, Ra Hamid diharapkan akan membawa visi besar yang progresif dan inklusif, memanfaatkan pengalamannya di dunia legislatif, pendidikan, dan ekonomi untuk menciptakan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Bondowoso, dengan segala potensinya, membutuhkan sosok pemimpin yang tangguh dan visioner, yang tidak hanya memahami kebutuhan masyarakat tetapi juga mampu menawarkan solusi konkret untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada.

Dengan rekam jejaknya yang panjang sebagai seorang pejuang yang tak kenal lelah, Ra Hamid Wahid adalah harapan bagi masyarakat Bondowoso untuk masa depan yang lebih baik. Sosoknya yang egaliter dan berpengalaman menjadikannya calon yang layak untuk memimpin Bondowoso menuju kemajuan yang diidamkan oleh seluruh lapisan masyarakat.