Silaturahmi Kyai dan Bu Nyai Prabu Nusantara: Perkuat Sinergi Ulama, Santri, dan Pemerintah

Malang, Berdampak.net – Acara Silaturahmi Kyai dan Bu Nyai bertajuk Prabu Nusantara (Prabowo Bersama Ulama dan Santri Merawat Indonesia) sukses diselenggarakan di Pondok Wisata Annur 2. Kegiatan ini dihadiri oleh ulama, santri, dan sejumlah tokoh masyarakat, dengan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, sebagai pembicara utama.

Dalam sambutannya, Sudaryono menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan santri dalam membangun Indonesia yang lebih baik. “Peran ulama dan santri sangat strategis dalam menjaga moralitas bangsa, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam berbagai sektor, termasuk ketahanan pangan,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi semangat Prabu Nusantara yang mengedepankan nilai kebangsaan dan gotong royong.

Prabu Nusantara sendiri diprakarsai oleh sejumlah tokoh, di antaranya Gus Mamak, Gus Faiz Ahz, Komandan Chusni (anggota DPRD Provinsi Jawa Timur), Gus Tajul, dan Gus Samsul. Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara ulama dan santri dalam menjaga persatuan bangsa melalui nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Acara ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, ditandai dengan doa bersama dan diskusi mengenai langkah konkret untuk merawat Indonesia. Wakil Menteri Pertanian juga mengajak seluruh peserta untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa, khususnya melalui inovasi di bidang pertanian berbasis pesantren.

“Kita perlu terus mengembangkan potensi lokal, termasuk melalui pesantren, untuk mewujudkan kemandirian pangan dan ekonomi,” tambah Sudaryono.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing. (fj)

Pemilu Kepala Daerah: Warga Menyambut Demokrasi yang Damai

Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia selalu menjadi momen penting dalam kehidupan politik masyarakat. Setiap pemilu, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota, memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan daerah serta kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah daerah. Pemilu yang berjalan damai, jujur, dan adil adalah landasan utama dalam mewujudkan demokrasi yang sehat. Pilkada, yang baru saja berlangsung, dapat dianggap sebagai langkah maju dalam menciptakan pemilu yang damai dan berjalan tertib.

Proses Pemilihan yang Damai

Pada Pilkada tahun ini, masyarakat Indonesia menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Proses pemilihan berjalan dengan lancar tanpa ada insiden yang berarti. Selama masa kampanye hingga pencoblosan, atmosfer politik di berbagai daerah tetap kondusif. Tidak ada bentrokan atau kerusuhan yang mengganggu kelancaran jalannya Pilkada, yang menunjukkan bahwa masyarakat telah semakin matang dalam menyikapi perbedaan pilihan.

Tindak kekerasan, yang kerap terjadi pada pemilu-pemilu sebelumnya, nyaris tidak terdengar pada Pilkada kali ini. Hal ini menjadi bukti bahwa semakin banyak warga negara yang mengutamakan kedamaian dan ketertiban dalam menyuarakan pilihan politik mereka.

Peran Aparat Keamanan

Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada yang damai tak lepas dari peran penting yang dimainkan oleh aparat keamanan. Polisi, TNI, serta pihak berwenang lainnya telah bekerja keras untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung. Penerapan pengamanan yang ketat di sekitar tempat pemungutan suara (TPS) dan area rawan lainnya menjadi salah satu faktor penting yang mencegah terjadinya kerusuhan atau konflik.

Selain itu, adanya koordinasi yang baik antara Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, dan aparat keamanan juga ikut serta dalam menciptakan suasana yang kondusif selama Pilkada berlangsung. Langkah-langkah preventif yang diambil, termasuk pengawasan ketat terhadap pelaksanaan kampanye dan distribusi surat suara, berperan penting dalam mencegah potensi gangguan.

Partisipasi Masyarakat yang Tinggi

Salah satu indikator suksesnya sebuah Pilkada adalah tingkat partisipasi masyarakat. Pada Pilkada tahun ini, antusiasme masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sangat tinggi. Masyarakat terlihat sangat aktif dalam memilih calon pemimpin yang dianggap mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi daerah mereka. Berdasarkan data dari KPU, tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada kali ini tercatat cukup signifikan, mencerminkan kesadaran politik yang semakin berkembang di kalangan rakyat.

Pemilu yang berjalan damai juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi secara maksimal. Masyarakat yang menginginkan perubahan merasa dihargai suaranya dan mampu menyalurkan pilihannya dengan bebas tanpa adanya ancaman atau intimidasi.

Peran Media dalam Menjaga Kedamaian

Media massa juga memegang peranan penting dalam memastikan informasi yang benar dan jujur tersampaikan kepada masyarakat. Dalam proses Pilkada tahun ini, media menjadi alat yang efektif dalam memberikan edukasi politik dan mencegah penyebaran berita hoaks yang dapat memicu ketegangan. Media yang berperan sebagai penyeimbang dan penyampai informasi secara objektif membantu menjaga situasi tetap damai dan menghindari provokasi yang dapat mengganggu kelancaran pemilu.

Selain itu, media sosial yang semakin berkembang juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berbagi pandangan dan berdiskusi terkait Pilkada. Namun, dengan adanya pengawasan yang ketat dan pembatasan terhadap penyebaran informasi yang tidak valid, media sosial menjadi alat yang bermanfaat untuk mendukung pelaksanaan Pilkada yang damai.

Dukungan dari Pihak Politik

Keberhasilan Pilkada tahun ini dalam berjalan damai juga tak lepas dari dukungan para politisi dan peserta pemilu itu sendiri. Semua calon kepala daerah, baik yang terpilih maupun yang belum berhasil, menunjukkan sikap sportif dan mendukung proses pemilu yang adil. Mereka juga mengimbau para pendukungnya untuk menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin merusak jalannya Pilkada.

Penyelenggaraan Pilkada yang damai juga mencerminkan komitmen para politisi dalam mewujudkan politik yang lebih bersih dan transparan. Mereka berusaha menghindari praktik-praktik kecurangan dan fokus pada penyampaian visi dan misi yang konstruktif bagi daerah yang mereka wakili.

Kesimpulan

Pemilihan Umum Kepala Daerah tahun ini dapat dikatakan sebagai salah satu contoh sukses pelaksanaan demokrasi di Indonesia yang berjalan damai dan kondusif. Tidak hanya di tingkat aparat keamanan, tetapi juga partisipasi masyarakat yang tinggi serta dukungan dari media dan politisi turut berperan besar dalam menciptakan Pilkada yang berjalan tanpa gangguan.

Dengan demikian, Pilkada yang damai ini menjadi momentum untuk memperkuat demokrasi Indonesia dan memberikan contoh yang baik bagi pemilu-pemilu berikutnya. Semoga pemilu yang akan datang dapat terus berjalan damai, dengan masyarakat semakin memahami pentingnya memilih pemimpin yang berkualitas dan membawa kemajuan untuk daerah masing-masing.

Aksi Damai untuk Meningkatkan Kesadaran Orang Tua dalam Memberikan Tontonan Bermutu untuk Anak

Tontonan yang tidak sesuai dengan usia dapat memberikan dampak negatif pada perkembangan anak, baik dalam hal emosional, mental, maupun sosial. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk selektif dalam memilihkan tontonan bagi anak-anak mereka. Dalam rangka meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya memilih tontonan bermutu, berbagai komunitas dan organisasi sosial menggelar aksi damai di berbagai kota besar. Tujuan utama dari aksi ini adalah untuk mengedukasi orang tua mengenai pengaruh media terhadap anak dan memberikan informasi tentang tontonan yang tepat sesuai dengan usia.

1. Pentingnya Kesadaran Orang Tua dalam Memilih Tontonan untuk Anak

Saat ini, anak-anak lebih mudah terpapar berbagai media hiburan melalui internet, televisi, dan perangkat digital lainnya. Akses mudah ini membawa dampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah anak-anak dapat memperoleh banyak informasi dan pengetahuan dari berbagai tontonan yang edukatif. Namun, ada pula dampak negatif yang mengintai jika anak-anak menonton tayangan yang tidak sesuai dengan usia mereka, seperti kekerasan, perilaku buruk, atau konten yang menyesatkan.

Konten yang tidak sesuai dapat memengaruhi psikologis anak, menyebabkan kecemasan, kebingungan, atau bahkan membentuk perilaku agresif. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk memberikan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan mendukung perkembangan karakter anak-anak.

2. Aksi Damai untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Aksi damai yang digelar oleh masyarakat, organisasi sosial, dan aktivis pendidikan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang peran mereka dalam menentukan tontonan yang tepat bagi anak-anak. Demonstrasi ini tidak hanya melibatkan orang tua, tetapi juga para ahli psikologi, pendidik, dan aktivis media yang peduli terhadap masa depan generasi muda.

Aksi damai ini mencakup berbagai kegiatan, seperti:

  • Penyuluhan dan Seminar: Mengadakan seminar tentang dampak media terhadap perkembangan anak. Di sini, orang tua dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai konten yang cocok untuk anak-anak mereka.
  • Kampanye Media Sosial: Melalui platform media sosial, kampanye ini bertujuan untuk menyebarkan pesan pentingnya memilih tontonan yang sesuai dengan usia anak. Kampanye ini mengajak orang tua untuk berbagi tips dan pengalaman mereka dalam memilih tontonan yang bermutu.
  • Penghargaan untuk Konten Bermutu: Aksi ini juga mengusulkan adanya penghargaan untuk tayangan televisi, film, atau platform digital yang memenuhi standar tontonan edukatif dan sesuai dengan perkembangan usia anak.

3. Dampak Negatif dari Tontonan yang Tidak Sesuai

Dampak dari tontonan yang tidak sesuai dengan usia anak dapat berupa:

  • Perilaku Agresif dan Kekerasan: Tayangan yang menunjukkan kekerasan atau perilaku destruktif dapat mempengaruhi perilaku anak-anak. Anak yang sering melihat kekerasan di televisi atau video online cenderung meniru perilaku tersebut dalam kehidupan nyata.
  • Gangguan Kesehatan Mental: Beberapa jenis tontonan yang menampilkan hal-hal yang tidak sesuai dengan pemahaman anak bisa membuat mereka merasa cemas, takut, atau bahkan depresi. Misalnya, tayangan yang menampilkan tema kematian atau kekerasan yang berlebihan.
  • Melemahnya Nilai-Nilai Sosial dan Moral: Tayangan yang tidak mendidik dan mengandung pesan negatif dapat membuat anak-anak kehilangan pemahaman tentang nilai-nilai moral dan sosial yang baik. Hal ini dapat berdampak pada hubungan sosial mereka dengan teman sebaya dan keluarga.

4. Mengedukasi Orang Tua untuk Memilihkan Tontonan yang Sesuai

Sebagai pihak yang paling berperan dalam menentukan tontonan yang akan dikonsumsi oleh anak-anak, orang tua perlu lebih bijak dalam memilihkan acara yang akan ditonton. Ada beberapa langkah yang dapat diambil oleh orang tua untuk memastikan tontonan yang diberikan sesuai dengan usia dan tahap perkembangan anak, di antaranya:

a. Memperhatikan Rating Usia pada Film dan Acara

Setiap film atau acara yang disiarkan di televisi atau platform streaming biasanya sudah diberi label atau rating usia yang menandakan kelayakan tontonan tersebut. Orang tua sebaiknya mematuhi rating tersebut untuk memastikan bahwa konten yang disaksikan anak tidak merugikan mereka.

b. Memilih Acara yang Edukatif dan Menghibur

Orang tua bisa memilih acara yang memberikan nilai edukasi dan hiburan sekaligus. Banyak acara televisi atau platform streaming yang menawarkan tontonan yang dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak dalam berbagai bidang, seperti sains, seni, atau nilai-nilai sosial yang baik.

c. Mengontrol Waktu Menonton

Selain memilih tontonan yang tepat, penting juga bagi orang tua untuk mengontrol waktu menonton anak. Terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi atau bermain game online dapat mengurangi waktu anak untuk belajar, berolahraga, dan berinteraksi dengan teman-teman mereka.

d. Menonton Bersama Anak

Salah satu cara terbaik untuk memastikan anak menonton tontonan yang sesuai adalah dengan menontonnya bersama-sama. Dengan cara ini, orang tua bisa memberikan penjelasan tentang hal-hal yang mungkin tidak dimengerti anak atau memberikan konteks yang lebih baik mengenai tontonan tersebut.

5. Dukungan Pemerintah dan Industri Media dalam Memilihkan Tontonan yang Sesuai

Aksi damai ini juga mengharapkan adanya dukungan dari pemerintah dan industri media dalam menyediakan tontonan yang lebih berkualitas dan sesuai dengan usia anak. Pemerintah dapat mengatur regulasi terkait tayangan televisi dan platform streaming untuk memastikan bahwa mereka hanya menyiarkan konten yang sesuai dengan norma dan perkembangan anak. Selain itu, produser konten juga bisa lebih bertanggung jawab dalam menciptakan acara yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik.

Kesimpulan

Aksi damai ini menggambarkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan melalui media yang berkualitas. Orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan tontonan yang sesuai untuk anak-anak. Dengan memilih tontonan yang mendidik dan sesuai usia, orang tua dapat membantu anak-anak berkembang dengan baik secara emosional, sosial, dan intelektual. Melalui kampanye ini, diharapkan masyarakat, pemerintah, dan industri media dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan media yang sehat dan mendukung perkembangan generasi muda yang lebih baik.

Pembelian Pesawat Jet Canggih untuk Memperkuat Keamanan Perbatasan Negara

Keamanan perbatasan negara merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam menjaga kedaulatan dan integritas wilayah. Mengingat banyaknya ancaman yang dapat terjadi di sepanjang perbatasan, mulai dari penyelundupan, kejahatan lintas batas, hingga potensi serangan dari pihak luar, penting bagi negara untuk terus memperkuat sistem pertahanan. Salah satu langkah yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam memperkuat keamanan perbatasan adalah melalui pembelian pesawat jet canggih yang akan memperkuat kekuatan angkatan udara.

Mengapa Pembelian Pesawat Jet Penting?

Perbatasan negara sering kali menjadi titik rawan terhadap berbagai ancaman yang berpotensi merusak stabilitas nasional. Dalam menghadapi situasi ini, angkatan udara memiliki peranan yang sangat vital, salah satunya dengan melakukan patroli udara untuk memastikan tidak ada pelanggaran perbatasan yang dapat merugikan negara. Pembelian pesawat jet terbaru diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengawasan dan pertahanan udara negara, serta mempercepat respons terhadap potensi ancaman.

Pesawat jet dengan teknologi canggih memungkinkan pengawasan yang lebih luas, kecepatan yang tinggi, serta kemampuan untuk bertindak dengan efektif saat menghadapi ancaman. Dengan kemampuan ini, pesawat jet dapat mendeteksi potensi pelanggaran lebih cepat, bahkan sebelum ancaman tersebut mencapai batas perbatasan, sehingga memberikan waktu lebih banyak untuk mengambil tindakan yang tepat.

Manfaat Pembelian Pesawat Jet untuk Keamanan Perbatasan

1. Peningkatan Keamanan Nasional

Pesawat jet yang canggih mampu memberikan pengawasan udara yang lebih baik di wilayah perbatasan. Patroli udara yang lebih sering dan terjadwal dapat mencegah pelanggaran perbatasan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, pesawat jet juga memungkinkan angkatan udara untuk merespons dengan cepat jika terjadi insiden yang memerlukan intervensi militer.

2. Keunggulan Teknologi dalam Pertahanan

Pesawat jet modern dilengkapi dengan teknologi canggih yang dapat memberikan informasi lebih akurat dan real-time. Dengan kemampuan radar yang lebih kuat dan sistem deteksi ancaman yang lebih canggih, pesawat jet dapat mendeteksi objek atau aktivitas mencurigakan di udara maupun di permukaan dengan lebih efektif. Teknologi ini juga memungkinkan untuk mengidentifikasi ancaman dari jauh, memberi waktu bagi otoritas militer untuk merencanakan respons yang tepat.

3. Meningkatkan Daya Tahan Militer

Dengan menambah jumlah pesawat jet dalam armada angkatan udara, negara dapat memperkuat daya tahan militer, terutama dalam menghadapi ancaman di wilayah perbatasan. Pesawat jet yang lebih modern dan lebih banyak akan meningkatkan kesiapan operasional dan daya tangkal militer, memungkinkan respons yang lebih fleksibel dan cepat terhadap berbagai ancaman yang mungkin muncul.

4. Respons Cepat terhadap Ancaman

Salah satu keuntungan utama pesawat jet adalah kecepatannya. Dalam situasi darurat, seperti pelanggaran perbatasan atau ancaman militer lainnya, pesawat jet dapat segera dipergunakan untuk merespons ancaman tersebut dalam waktu singkat. Kecepatan ini sangat krusial dalam mengatasi situasi yang membutuhkan tindakan langsung dan tepat waktu.

Keamanan Perbatasan yang Lebih Komprehensif

Peningkatan jumlah pesawat jet dalam armada angkatan udara merupakan bagian dari upaya untuk membangun sistem pertahanan yang lebih komprehensif. Keamanan perbatasan tidak hanya melibatkan patroli udara, tetapi juga mencakup pemantauan laut, darat, serta peningkatan sistem komunikasi dan koordinasi antara berbagai lembaga pertahanan negara. Pesawat jet akan menjadi salah satu bagian yang penting dalam sistem pertahanan yang terintegrasi ini.

Teknologi Dual-Use untuk Keamanan Perbatasan dan Kegiatan Sipil

Selain berfungsi untuk meningkatkan keamanan perbatasan, teknologi pesawat jet yang canggih juga bisa dimanfaatkan dalam kegiatan sipil, seperti pemantauan bencana alam, pencemaran, dan pemantauan sumber daya alam di perbatasan. Pesawat jet yang dilengkapi dengan sistem pemantauan canggih dapat membantu dalam mendeteksi masalah lingkungan dan meresponsnya dengan cepat.

Tantangan dalam Pengadaan Pesawat Jet

Meskipun pembelian pesawat jet untuk memperkuat keamanan perbatasan memberikan banyak manfaat, pengadaannya juga tidak lepas dari tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah biaya pengadaan dan pemeliharaan pesawat jet yang tinggi. Selain itu, perlu ada pelatihan intensif bagi personel angkatan udara untuk dapat mengoperasikan pesawat jet dengan optimal.

Selain biaya, pengadaan pesawat jet juga membutuhkan penguatan infrastruktur pendukung, seperti lapangan terbang, fasilitas pemeliharaan, dan sistem pendukung logistik lainnya. Tanpa infrastruktur yang memadai, pesawat jet yang canggih pun akan kesulitan untuk beroperasi secara maksimal.

Dampak Positif Pembelian Pesawat Jet untuk Keamanan Perbatasan

Pembelian pesawat jet untuk memperkuat keamanan perbatasan diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya pada sektor pertahanan tetapi juga pada ekonomi negara. Dengan keberadaan pesawat jet yang lebih banyak dan lebih modern, kemampuan militer Indonesia akan semakin diperhitungkan di tingkat internasional. Selain itu, kebutuhan untuk meningkatkan infrastruktur dan teknologi terkait pengadaan pesawat jet juga akan membuka peluang bagi industri dalam negeri untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek pengadaan dan pemeliharaan pesawat tersebut.

Kesimpulan

Pembelian pesawat jet untuk meningkatkan keamanan perbatasan negara merupakan langkah strategis dalam memperkuat pertahanan nasional. Dengan teknologi canggih yang dimiliki oleh pesawat jet modern, pengawasan dan respons terhadap ancaman dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat. Meskipun pengadaan pesawat jet ini menghadapi tantangan dalam hal biaya dan infrastruktur, manfaat jangka panjang yang dihasilkan dari langkah ini sangat besar. Keamanan perbatasan yang lebih baik akan berdampak langsung pada stabilitas nasional, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan keamanan negara.

Demokrat Jatim Gelar Konsolidasi Organisasi Paska Pilbup dan Pilgub

Probolinggo, Berdampak.net – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur menggelar Rapat Konsolidasi Organisasi Paska Pemilihan Gubenur (Pilgub) dan Pemilihan Bupati (Pilbup) di Kabupaten Probolinggo, Senin (16/12/2024) siang.

Ada sebanyak 250 kader Partai yang dikumpulkan DPC untuk memberikan support terhadap seluruh Kader partai karena dinilai telah memenangkan dua kontestasi tersebut.

Seperti diketahui, Partai Demokrat di Pilkada Jawa Timur telah mengusung kader-nya sendiri yakni Emil Dardak sebagai Wakil Gubenur berpasangan dengan Khofifah Indar Parawansa dan di Pilkada Kabupaten Probolinggo Demokrat juga mengusung Gus Haris dan Ra Fahmi atau pasangan SAE sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Di kedua Pilkada itu, bersama koalisi partai lain. Demokrat memenangkan dua kontestasi tersebut dengan telak terlepas dari figur dan dukungan dari koalisi partai Gajah di Kabupaten Probolinggo.

Namun, diatas keberhasilan itu, Partai Besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu khusus di Kabupaten Probolinggo belum mendapatkan kursi DPRD.

Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Probolinggo, dr. Agung Mulyono mengatakan kegiatan Konsolidasi ini sebagai bentuk dukungan dan spirit atas keberhasilan didua Pilkada di Jawa Timur.

“Ini juga bentuk rasa syukur atas kemenangan calon kita Gus Haris dan Ibu Khofifah meski dalam sengketa. Namun, Insyaallah, kita menang mas,” ujar dr. Agung yang juga mewakili Emil Dardak sebagai Ketua DPD Jatim Partai Demokrat, Senin (16/12/2024).

Anggota DPRD Jatim yang sekaligus Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim ini menjelaskan dirinya juga memberikan semangat seluruh kader partai dibawah.

“Politisi tidak boleh menyerah, patah semangat dan jika tak jodoh atau tak terpilih tahun ini. Insyaallah, ditahun 2029 bakal jodoh dan harapan kita, partai Demokrat cerah kedepannya,” tegasnya.

Ditanya soal parpolnya yang tak mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo. Dokter Agung melanjutkan, jika itu menjadi target kita kedepan. Bagaimana, dirinya menatgetkan mendapatkan kursi.

“Asalkan kita on the track kedepan dapat bekerja dengan baik dan struktur dapat dimainkan. Karena, kita punya jaringan ke DPRD Jatim dan program-programnya dapat dimanfaatkan dengan baik dan turun ke bawah PAC dan DPC. Insyaallah, kita dapat kursi nanti,” tukasnya. (fiq).

AMANAH Menang di Pilwali Probolinggo 2024: Unggul di Tiga Kecamatan

Probolinggo, Berdampak.net – Pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Dokter Aminuddin dan Ina Buchori, yang dikenal dengan akronim AMANAH, mencatat kemenangan dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Probolinggo 2024. Berdasarkan hitung internal tim pemenangan, pasangan ini unggul dengan perolehan suara terbanyak, yakni 53.228 suara atau 39,18 persen dari total suara sah.

Rekapitulasi suara menunjukkan bahwa AMANAH berhasil menguasai tiga kecamatan utama, mengungguli paslon petahana Habib Hadi Zainal Abidin-Zainal Arifin yang memperoleh 50.637 suara (37,27 persen). Paslon lainnya, Fernanda Zulkarnain-Abdullah Zabut dan Sri Setyo Pertiwi-M. Rachman, masing-masing berada di posisi ketiga dan keempat dengan perolehan suara 22,34 persen dan 1,21 persen.

Dalam pidatonya, Dokter Aminuddin menyatakan bahwa kemenangan ini adalah milik seluruh warga Kota Probolinggo. “Saatnya kita bersatu membangun kota ini bersama-sama,” ujarnya, seraya mengimbau pendukungnya untuk tetap menjaga kesantunan selama menunggu pengumuman resmi dari KPU.

Dari total 179.434 pemilih yang terdaftar, tingkat partisipasi mencapai 75,72 persen, menunjukkan antusiasme warga dalam memilih pemimpin baru untuk masa depan Probolinggo.