Museum Tengger, Jendela Jiwa Bromo

Probolinggo, Berdampak.net – Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI (BPKW XI) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo menggelar FGD/Diskusi Terpumpun dalam rangka menyusun Study Storyline Museum Tengger.

FGD ini sebagai upaya Kementerian Kebudayaan dalam menjawab keinginan masyarakat Tengger agar memiliki Rumah Budaya sebagaimana yang disampaikan dalam sarasehan beberapa waktu yang lalu.

Tahun ini Kemen Kebudayaan akan merehabilitasi fisik gedung Museum Tengger yang berada di Ngadisari Sukapura. Disamping dilakukan rehab fisik, kementerian juga merancang bagaimana agar Museum Tengger nanti akan benar-benar menarik bagi wisatawan termasuk anak-anak dalam mempelajari budaya adat Tengger.

Untuk itu diadakan FGD dg mengundang para Tokoh baik dari Lumajang, Malang Pasuruan dan Probolinggo yg memahami tentang Budaya Tengger. Hadir dalam Kesempatan tsb perwakilan dari Kemen Kebudayaan RI, BPK Wil XI Jatim, Romo Dukun Sutono, Akademisi dan Budayaaan dari Unej, Dr. Ikhwan Setiawan, MA. Kepala Dinas Dikdaya, Kepala PMD dan Perwakilan masyarakat Tengger.

Dalam FGD tersebut disamping merancang bagaimana Museum Tengger nanti bisa memiliki daya tarik bagi para pengunjung termasuk generasi Milenial dan Gen Z, diharapkan museum nanti mampu menggambarkan bagaimana adat masyarakat Tengger yang sebenarnya. Sehingga museum tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda bersejarah masyarakat Tengger tetapi mampu mengedukasi pengunjung untuk mengenal Adat dan Budaya Tengger.

Akh. Arief Hermawan selalu Kabid Kebudayaan Dinas Dikdaya Kabupaten Probolinggo sekaligus Moderator dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas terselenggaranya FGD ini. “Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan banyak masukan yg telah diberikan sebagai bahan penyusunan Storyline Museum Tengger tersebut,” ujarnya.

Ia berharap Museum Tengger bisa menjadi rumah budaya masyarakat Tengger.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *