Gus Chasbullah Kafabie, Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo; “Jadikan Momentum Ramadhan untuk Hidup Sehat”

Probolinggo, Berdampak.net – Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memulai pola hidup sehat, serta ajang pembelajaran dalam manajemen diri. Hal itu disampaikan oleh Gus Chasbullah Kafabie, Anggota DPR-D Kabupaten Probolinggo dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Beliau menyebut, di Bulan Ramadhan umat Muslim menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, hal ini menurutnya harus dijadikan momentum untuk membersihkan diri dari hal-hal yang kurang baik.

Menurutnya, Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan merupakan bulan Al-Qur’an. Oleh karena itu, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah bertaubat dari segala dosa, membersihkan hati dari kebencian, dan menyiapkan diri secara spiritual.

“Menyambut tamu agung (Ramdhan, red) ini tentu harus dilakukan dengan penuh suka cita dan persiapan yang terbaik dengan bekal iman, ilmu, harta, dan kesehatan agar dapat memaksimalkan ibadah selama Ramadhan,” ujarnya, Sabtu (01/03/2025) petang.

Persiapan ini bahkan harus melebihi segala persiapan agenda atau acara yang pernah kita lakukan, karena Ramadan adalah tamu spesial, anugerah luar biasa yang menjadi kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah.

“Bertemu dengan Ramadan adalah moment yang dinantikan, sebuah nikmat yang patut disyukuri. Mungkin, kita telah bertemu Ramadhan puluhan kali, setidaknya pengalaman sebelumnya itu menjadi motivasi untuk Ramadhan kali ini dengan tekad lebih baik,” lanjutnya.

Puasa terbukti memberikan dampak positif bagi metabolisme tubuh. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat meningkatkan sensitivitas insulin, membantu detoksifikasi tubuh, serta mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.

“Dalam sisi Kesehatan, saat berpuasa, tubuh beradaptasi dengan membakar lemak sebagai sumber energi utama, yang dapat membantu dalam pengelolaan berat badan dan peningkatan fungsi otak,” katanya.

Namun, untuk meraih manfaat maksimal dari puasa, beliau berpesan, untuk menjaga pola makan yang sehat, menghindari konsumsi makanan berlebihan saat berbuka, “Mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga hidrasi sangat penting agar tubuh tetap fit selama sebulan penuh. Selain itu, menjaga aktivitas fisik ringan juga membantu tubuh tetap bugar, hindari juga makanan yang mengakibatkan tidak baik, yang mengandung lemak berlebih, karena di Masyarakat kita ini kalau buka puasa itu ingin makan semuanya seperti kolak, gorengan dan lain-lainnya, jadi harus dikontrol agar tubuh bisa tetap fit,” lanjutnya.

Di samping manfaat kesehatan, bulan puasa juga merupakan ajang pembelajaran dalam manajemen diri. Dengan menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga matahari terbenam, seseorang melatih kesabaran dan pengendalian diri. Hal ini berimplikasi pada kehidupan sehari-hari, di mana individu menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kontrol emosi yang lebih baik.

“Tak hanya itu, bulan Ramadhan juga mengajarkan pentingnya manajemen waktu. Aktivitas sehari-hari diatur agar tetap produktif meskipun dalam kondisi berpuasa. Pembagian waktu antara ibadah, pekerjaan, dan istirahat menjadi lebih terstruktur. Rutinitas seperti sahur dan berbuka puasa secara tidak langsung menciptakan ritme hidup yang lebih tertata. Semoga kita semua bisa melaksanakan ibadah di bulan Ramdhan ini dengan khusyuk dan hikmat,” tutupnya. (fiq)

Ketua DPD Partai Gelora Probolinggo Dorong Peningkatan Ekonomi Berbasis Kerakyatan

Probolinggo, Berdampak.net – Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo, Abu Bakar, menegaskan pentingnya peningkatan ekonomi berbasis kerakyatan sebagai langkah strategis dalam memberdayakan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat bertemu dengan akademisi dan pelaku usaha mikro di Raluna Coffee, Jumat (28/02/25).

Dalam pertemuan tersebut, Abu Bakar menekankan bahwa pembangunan ekonomi harus melibatkan masyarakat secara langsung agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Menurutnya, dengan memberdayakan usaha mikro dan kecil, ekonomi masyarakat Probolinggo akan semakin kuat dan mandiri.

“Kita tidak akan mencari hidup di partai, tapi dengan berpartai, maka usaha yang kita bangun akan mendapatkan kekuatan untuk dapat melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat,” ujar Abu Bakar. Ia menegaskan bahwa politik harus menjadi alat untuk menciptakan kesejahteraan bersama, bukan sekadar kepentingan pribadi.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk akademisi dari Universitas Nurul Jadid Paiton, Bradyanshah Tri Suryanto, serta Ketua Paguyuban Usaha Mikro, M. Jufri Hamidi. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas dalam mengembangkan ekonomi lokal.

Abu Bakar juga menyoroti pentingnya sinergi antara partai politik, akademisi, dan pelaku usaha dalam merancang program ekonomi yang berkelanjutan. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Jika kita bisa menyatukan kekuatan, baik dari sektor politik, akademik, maupun usaha mikro, maka kita dapat menciptakan kebijakan yang benar-benar berpihak pada masyarakat,” tambahnya. Ia berharap, langkah-langkah konkret dapat segera diimplementasikan untuk mendukung pengembangan ekonomi di Kabupaten Probolinggo.

Diskusi yang berlangsung di Raluna Coffee ini menghasilkan berbagai gagasan, termasuk pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat dan upaya peningkatan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil. Hal ini diharapkan dapat memberikan dorongan baru bagi ekonomi lokal.

Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi Partai Gelora dalam membangun kekuatan ekonomi masyarakat. Abu Bakar berkomitmen untuk terus mengawal program-program yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan memastikan bahwa partai politik benar-benar berkontribusi dalam pembangunan daerah. (pm)

Warga Dusun Robyong Sampaikan Keluhan, DPRD Jatim Berjanji Perjuangkan Solusi

Malang, Berdampak.net – Warga Dusun Robyong, Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang akhirnya berkesempatan menyampaikan langsung aspirasi mereka dalam agenda Reses 1 Tahun 2025 yang digelar oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Muhammad Arbayanto, SH., MH. Dalam pertemuan tersebut, warga mengungkapkan berbagai permasalahan yang selama ini belum mendapat perhatian pemerintah.

Keluhan Warga yang Disampaikan

  1. Tak Pernah Didatangi Anggota Dewan
    Warga mengaku bahwa selama ini belum pernah ada anggota dewan yang datang langsung ke dusun mereka. Kehadiran Muhammad Arbayanto menjadi momen pertama bagi mereka untuk menyampaikan keluhan secara langsung kepada wakil rakyat di tingkat provinsi.
  2. Jalan Rusak Bertahun-tahun
    Infrastruktur jalan masuk ke Dusun Robyong dalam kondisi memprihatinkan. Selama bertahun-tahun, warga harus menghadapi jalan yang rusak tanpa ada perbaikan dari pemerintah. Kondisi ini menghambat aktivitas harian, terutama bagi petani, pedagang, dan pelajar yang harus melewati jalur tersebut setiap hari.
  3. UMKM Butuh Bantuan Modal
    Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di dusun ini mengalami kendala dalam mengembangkan usaha mereka akibat keterbatasan modal. Mereka berharap adanya program bantuan modal dari pemerintah agar usaha kecil di dusun ini bisa berkembang dan meningkatkan kesejahteraan warga.
  4. Posyandu dan Poslansia Tanpa Fasilitas Memadai
    Kader desa yang menjalankan pelayanan kesehatan melalui Posyandu dan Pos Lansia masih harus menggunakan rumah pribadi untuk kegiatan mereka. Warga menginginkan adanya tempat khusus agar pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan lansia dapat berjalan lebih optimal.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Muhammad Arbayanto berjanji akan memperjuangkan solusi di DPRD Provinsi Jawa Timur. Ia memastikan bahwa setiap permasalahan yang disampaikan akan dibawa ke tingkat provinsi untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah.

“Semua masukan dari warga Dusun Robyong ini menjadi catatan penting bagi kami di DPRD Jatim. Kami akan memperjuangkan agar akses jalan segera diperbaiki, UMKM mendapatkan dukungan, serta fasilitas kesehatan bagi kader desa bisa diwujudkan,” ujar Muhammad Arbayanto.

Kunjungan ini menjadi harapan baru bagi warga Dusun Robyong. Mereka berharap janji yang telah disampaikan tidak hanya berhenti di forum reses, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata demi kemajuan dusun mereka. (fjr)

Fahmi AHZ, Lora Muda yang Jadi Wabup Probolinggo: Kekayaan Rp 5,8 M tapi Tak Punya Motor!

Probolinggo, Berdampak.net – Fahmi AHZ, seorang ulama sekaligus politisi asal Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo, kini resmi menjabat sebagai Wakil Bupati Probolinggo. Ia merupakan cucu KH Zaini Mun’im, pendiri pesantren tersebut, dan sejak kecil aktif dalam berbagai organisasi, termasuk DPW Petanesia Jawa Timur serta Bendahara Umum JATMAN Kraksaan. Kedekatannya dengan masyarakat menjadi modal utama dalam karier politiknya.

Terjun ke dunia politik, Fahmi AHZ memilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai kendaraan politiknya. Kepercayaan terhadap dirinya begitu besar hingga langsung diangkat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo pada tahun 2024. Kariernya terus melejit hingga akhirnya maju dalam Pilkada 2024 mendampingi Mohammad Haris alias Gus Haris.

Perjuangannya membuahkan hasil. Fahmi AHZ dan Gus Haris berhasil memenangkan Pilkada dan dipercaya memimpin Kabupaten Probolinggo. Pelantikannya pun dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo, menandai awal kepemimpinannya dalam pemerintahan daerah.

Namun, yang menarik perhatian publik adalah laporan kekayaan Fahmi AHZ. Meski memiliki total kekayaan mencapai Rp 5,8 miliar, ia diketahui tidak memiliki kendaraan bermotor, sesuatu yang jarang ditemukan di kalangan pejabat daerah. Fakta ini pun menjadi sorotan masyarakat.

Dengan latar belakang ulama dan pengalaman di organisasi keislaman, Fahmi AHZ diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Probolinggo. Kepemimpinannya bersama Gus Haris menjadi harapan baru bagi masyarakat setempat untuk pembangunan yang lebih baik. (fjr)

Demokrat Jatim Solid Dukung AHY dan SBY di Kongres VI

Jakarta, Berdampak.net – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengumpulkan seluruh Ketua DPC Demokrat se-Jatim menjelang Kongres ke-VI Partai Demokrat di Jakarta, Senin (24/2/2025). Dalam pertemuan tersebut, Emil menegaskan bahwa seluruh DPC solid mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat periode 2025-2030.

Wakil Gubernur Jatim ini menyebut konsolidasi ini penting untuk menjaga kekuatan dan solidaritas partai. Hal senada disampaikan Plt Ketua DPC Kabupaten Probolinggo, Agung Mulyono, yang menekankan prinsip 3S: Sukses Perencanaan, Sukses Pelaksanaan, dan Sukses Hasil. Ia optimis Demokrat akan kembali berjaya di Pemilu 2029 di bawah kepemimpinan AHY.

Soliditas Demokrat Jatim ini memperkuat posisi AHY menjelang Kongres VI, yang diyakini akan semakin memperkokoh kepemimpinannya di Partai Demokrat. (fjr)

Bupati-Wakil Baru Dilantik, Ketua Partai Gelora Berharap Ekonomi Probolinggo Semakin Berkembang

Probolinggo, Berdampak.net – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik gubenur dan wakil gubenur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota resmi di gelar di istana Jakarta, Kamis (20/02/25).

Berkait selesainya pelantikan tersebut, Ketua Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Abu Bakar Rohim menaruh harapan besar terhadap bupati dan wakil bupati Probolinggo yang baru di lantik untuk mengentaskan kemiskinan yang berada di kabupaten Probolinggo.

“Saya mempunyai harapan agar bupati dan wakil bupati untuk segera menyelesaikan persoalan ekonomi yang melanda masyarakat Probolinggo,” katanya.

Di ketahui kabupaten Probolinggo berada di urutan paling bawah setelah Sumenep, Situbondo dan beberapa daerah lainnya yang berada di tapal kuda. Hal itulah yang menjadi fokus pimpinan tertinggi partai Gelora di Kabupaten Probolinggo untuk segera dituntaskan.

“Kabupaten Probolinggo memiliki kekayaan sumber daya alam yang bisa di kelola dengan baik. Dengan pengelolaan yang ideal itu, nantinya akan membantu pemerintah kabupaten dapat mengentaskan kemiskinan yang tengah melanda masyarakatnya,” kata Abu Bakar Rohim saat diwawancarai oleh wartawan jatimupdates. Kamis (20/02/25).

Selain itu, pemuda yang sangat agamis ini juga menitipkan agar pemerintah daerah kabupaten Probolinggo bergerak cepat dalam memajukan pendidikan, ekonomi, sosial dan kesadaran politik bagi masyarakat Probolinggo.

“Sesuai dengan cita-cita dan semangat partai Gelora bahwa semangat untuk menghilangkan ketimpangan sosial, ekonomi dan pendidikan telah menjadi ruh perjuangan partai gelora,” imbuhnya.

Pergantian nahkoda baru di kabupaten Probolinggo, kita berharap kepedulian dan keadilan sosial harus benar-benar terwujudkan.

“Pemimpin baru tentunya membawa semangat baru. Partai gelora akan menjadi garda terdepan untuk mendukung pemerintah yang berpihak pada kepentingan rakyat,” tegasnya. (pm)