Menparekraf Hadiri Eksotika Bromo, Ini Harapan Sandiaga Uno

Berdampak.net, Probolinggo – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno menghadiri gelaran event wisata Eksotika Bromo,Event wisata ini menjadi salah satu kalender event nasional untuk menggaet wisatawan berkunjung ke kawasan Gunung Bromo, khususnya ke wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Sabtu (27/07/2024) kemarin

Dalam kesempatan tersebut, Sandi berkesempatan membuka event wisata dan membacakan memori Bromo. Menteri Pariwisata itu juga menyampaikan terima kasih kepada komunitas seni, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi untuk mensukseskan gelaran Eskotika Bromo.

“Apresiasi karena event ini telah terpilih masuk menjadi event terbaik Indonesia KEN 2024 karena memiliki keunikan konsep inovasi dan kualitas pelaksanaan,” ujar Sandiaga Uno, seperti dikutip dilaman SINDOnews.com.

Ia juga berharap event wisata seperti ini mampu membuat betah pengunjung di Gunung Bromo, sehingga dampak secara ekonomi lokal dipastikan mengalami peningkatan. (fiq)

Lokakarya Tripartit tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak di Kabupaten Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net – Banyak masukan di serap, response positive dalam Dialog Tripartit terkait Undang Undang No 4 tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak, bertempat di Hotel Bromo Park Probolinggo, International Labor organization dan Direktorat Persyaratan Kerja Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengadakan sosialisasi Undang Undang No 4 tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak Pada Fase Seribu Pertama Kehidupan dan Lokakarya Konsultasi Tripartite Penyempurnaan Draft Panduan Fasilitas Kesejahteraan Pekerja di Kabupaten Probolinggo. Dalam sambutannya Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto menyampaikan bahwa forum ini menjadi hal yang positif dalam bagaimana mendiskusikan regulasi baru ini darı berbagai sudut pandang sehingga tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja yang nanti akan berdampak pada perekonomian daerah tercapai dalam suasana harmonis.
Koordinator ILO untuk Ekonomi Perawatan  Early D Nuriana mengatakan kenapa di pilih di Probolinggo karenakan probolinggo baru saja mendapatkan penghargaan ramah anak. Sebagaimana diketahui bahwa Undang Undang No 4 tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak ini lahir di karenakan adanya dorongan untuk meningkatkan Tingkat partisipasi Angkatan kerja Perempuan dengan target 74% dan saat ini masih tercapai 55% dibandingkan laki laki yang sudah 84% selain tentunya sebagai bentuk kesejahteraan kepada pekerja/buruh dalam rangka memenuhi penghidupan yang layak.

Acara yang terbagi menjadi 2 sesi di ikuti dari peserta dari semua unsur tripartite di lingkungan Kabupaten Probolinggo mulai dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana, Dinas Sosial, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), Dekranasda, APINDO,  Konfederasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh, Perwakilan Perusahaan Kecil/Menengah, Perwakilan Perusahaan Per Sektor dan Asosiasi Profesi (HIMPAUDI).

Sesi pertama di paparkan secara rinci konsep  Undang Undang No 4 tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak  dari  Dr Anita Djohan Konsultan Kemnaker dan ILO  dan Rini Handayani SE, MM Deputi kesetaraan Gender Kementrian PPPA yang kemudian ditanggapi oleh APINDO Kabupaten Probolinggo dan Serikat Pekerja. Dilanjutkan dengan sesi kedua yang merupakan sharing pengalaman penyediaan Fasilitas Kesejahteraan Perawatan di Tempat Kerja untuk mempromosikan kesempatan kerja yang setara dan rekomendasi untuk memperluar cakupan melalui Kerjasama public dan swasta dari PT SAI , Institut Solidaritas Buruh Surabaya  dan PT HM Sampoerna. (hd)

Coklit Sudah 100%, KPU Kota Probolinggo Pastikan Tidak Ada Joki Pantarlih

Probolinggo, Berdampak.net – Dalam rangka melaksanakan tahapan pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih tanggal 24 Juni sampai 24 Juli 2024, KPU Kota Probolinggo melaksanakan kegiatan Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih oleh Pantarlih, atau yang lebih dikenal dengan kegiatan “Coklit”.

KPU Kota Probolinggo sudah menyelesaikan coklit 100% di 5 Kecamatan dan 29 Kelurahan se Kota Probolinggo. Pada tahapan Pencocokan dan penelitian (coklit) data DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan) di Kota Probolinggo tercatat sebanyak 179.994 pemilih yang terpenuhi.

Viki Hamzah selaku Ketua Divisi Perencanaan menyatakan,” Pada hari ini Senin 15 Juli 2024 diadakan kegiatan evaluasi berjenjang di 5 Kecamatan dengan agenda laporan progres pelaksanaan coklit dari PPK maupun PPS dan dari laporan evaluasi yang disampaikan tersebut sudah dipastikan tidak ada joki pantarlih pada masa coklit Pilkada Tahun 2024.

Proses coklit merupakan tahapan yang sangat krusial dan penting. Sebab, implikasi dari hasil pemutakhiran data tersebut akan menjadi dasar menentukan kebutuhan logistik untuk pilkada, sehingga proses coklit wajib dilakukan oleh pantarlih yang telah terpilih dan memiliki SK pengangkatan serta telah diberi pembekalan perihal tugas dan tata cara mencoklit dan tidak boleh diwakilkan kepada orang lain,” Jelas Viki

Dalam hal ini Istilah “Joki pantarlih” dapat dipastikan yang bersangkutan sesungguhnya bukan petugas pantarlih, namun bertindak dalam kapasitas sebagai petugas pantarlih. Fenomena joki pantarlih juga dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap kode etik penyelenggara pemilu.

Menurut Viki,” Meski substansi isian yang dilakukan seorang joki pantarlih benar, produknya tetap dianggap tidak sah. Joki Pantarlih ini bisa dipidana dengan menggunakan konstruksi Pasal 203 juncto Pasal 488 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 (tentang Pemilu).

Pasal ini menentukan adanya larangan bagi setiap orang yang dengan sengaja memberikan keterangan yang tidak benar mengenai diri sendiri atau orang lain tentang suatu hal yang diperlukan untuk pengisian daftar pemilih, dan perbuatan ini dipidana dengan pidana kurangan paling lama 1 tahun dan denda Rp 12 juta,” Tegas nya

Alhamdulilah untuk Kota Probolinggo kegiatan coklit dapat berjalan dengan lancar dan sudah mencapai 100% dan diharapkan nanti akan menjadi data yang akurat untuk pelaksanaan pilkada 2024,” harap Viki. (yan)

Mancing Bersama Ra Fahmi di Aliran Sungai Pekalen Banyuanyar, Ada 2 Voucher Umroh

Probolinggo, Berdampak.net – Komunitas Mancing Happy Kabupaten Probolinggo 2024, Jatim, menggelar Mancing Bersama Ra Fahmi, Senin (15/7/2024). Komunitas ini menyediakan dua voucher umroh bagi yang beruntung, serta ratusan doorprize lainnya.

Mancing bersama Ra Fahmi digelar di aliran sungai pekalen tepatnya di depan kantor Camat Banyuanyar. Acara mancing bersama ini tidak dipungut biaya alias gratis. Warga bisa datang langsung ke lokasi acara dengan membawa alat pancing.

Pada acara tersebut, Ra Fahmi akan melepas dua maskot ikan lele di area mancing bersama. Selanjutnya politisi berlatar belakang pesantren itu akan mancing bersama para peserta.

Ra Fahmi adalah Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo. Ia merupakan cucu KH Zaini Mun’im, pendiri Ponpes Nurul Jadid Paiton. Bersama Gus Haris, namanya mencuat di panggung politik, dan diharap menjadi pasangan kepala daerah periode 2024-2029.

Ketua komunitas Mancing Happy, H. Zaini mengatakan, Mancing Bersama Ra Fahmi memiliki banyak tujuan. Apalagi kegiatan ini dilaksanakan di sungai bukan di kolam pancing.

Pertama, kegiatan ini bisa bermakna nostalgia kegiatan mancing di sungai. Sebagaimana diketahui, sungai-sungai di Kabupaten Probolinggo, dihuni banyak ikan, yang bisa dikonsumsi sehari-hari.

Dengan kegiatan ini, masyarakat diajak untuk bersama-sama, menjaga lingkungan sungai agar ikan tetap lestari. Tidak tercemar.

Kedua, kegiatan ini juga mengandung pesan, untuk gemar mengkonsumsi ikan. Menurut data Dinas Perikanan, pada 2022, rata-rata konsumsi ikan warga Kabupaten Probolinggo adalah 51, 3 kg per kapita per tahun.

Angka ini melampaui capaian Provinsi Jawa Timur sebesar 42, 45 kg per kapita per tahun pada tahun yang sama.

Tapi dibandingkan dengan rata-rata nasional, capaian Kabupaten Probolinggo masih kalah. Secara nasional, tingkat konsumsi ikan tercatat sebesar 56, 48 kg per kapita per tahun.

“Mengkonsumsi ikan akan sangat bermanfaat untuk kesehatan. Kandungan protein di dalamnya bisa mencegah stunting pada anak. Upaya penurunan stunting ini menjadi prioritas pemerintah pusat,” kata Zaini.

Ketiga, mancing bersama Ra Fahmi bertujuan untuk mendorong peningkatan produksi ikan budidaya di Kabupaten Probolinggo, terutama lele. Dengan produksi yang tinggi, akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan data BPS, Kabupaten Probolinggo memiliki beberapa komunitas unggulan di sektor perikanan budidaya. Unggulan utamanya adalah ikan lele.

Pada tahun 2023, Kabupaten Probolinggo menghasilkan 683, 10 ton ikan lele. Sumber yang sama menyebut, harga ikan lele pada tahun tersebut senilai Rp 16. 882.

Zaini mengatakan, Ra Fahmi lupakan sosok yang pas untuk bersama-sama meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Probolinggo melalui sektor perikanan.

“Ra Fahmi muda, energik dan punya komitmen kuat untuk berbenah menuju Kabupaten Probolinggo Sae,” ujarnya. (fiq)

PKN Deklarasikan Dukungan Kepada Paslon Amin dan Ina Bukhori

Probolinggo, Berdampak.net – Dari Sembilan Partai Politik Non Parlemen di Kota Probolinggo hanya PKN (Partai Kebangkitan Nasional) langsung menggelar Deklarasi dukungan kepada Bacalon Walikota Dr Aminuddin dan Bacalon Wakil Walikota Ina Dwi Lestari Bukhori untuk Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Kota Probolinggo Jawa Timur di tahun 2024 .di Minggu di Aula RSIA Amanah Kota Probolinggo, Sabtu (13 Juli 2024) Malam.

Perwakilan PKN Kota Probolinggo Totok mengatakan bahwa segenap jajaran pengurus tingkat kelurahan, Kecamatan sudah menjadi satu kesepakatan untuk mendukung sosok calon pemimpin dari Gerindra dan Nasdem yaitu Amin dan Ina Bukhori.

” Ini sudah dilakukan proses sangat panjang dari tingkat paling bawah yaitu ranting atau kelurahan untuk mendukung Amin dan Ina Bukhori,” katanya.

Ia menambahkan bahwa keputusan Partai Kebangkitan Nasional Kota Probolinggo sudah bulat dan tidak akan mendukung Calon lainnya,” Ini sudah final,” imbuhnya.

PKN memberikan alasan atas dukungannya kepada Paslon ADIL ( Amin dan Ina) yaitu bahwa keduanya merupakan Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo yang sudah siap bertarung di Pilkada nantinya.” Keduanya Bacalon yang sudah siap”, ringkasnya.

Sementara Ketua Gerindra ,sekaligus Bacalon Walikota Probolinggo Dr Aminuddin menyampaikan bahwa dari 9 Parpol non parlemen ,hanya PKN yang sudah deklarasikan dukungannya secara tertulis ” Hanya PKN yang pertama dan lainnya akan menyusul,namun semuanya sudah sepakat akan dukungannya kepada Amin dan Ina,” singkatnya.(don)

Pekan ke 3 Coklit di Kabupaten Probolinggo Capai 97%

Probolinggo, Berdampak.net – Pada pekan ke tiga Pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih di Kabupaten Probolinggo sudah mencapai 97,68 persen, hal ini merupakan capaian positif yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Probolinggo.

Dr. Lukman Hakim, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Probolinggo mengatakan, capaian ini merupakan hasil kerjasama seluruh elemen, mulai dari tingkatan komisioner KPU, PPK, PPS hingga Pantarlih yang melakukan proses pencoklitan di lapangan.

“Ini merupakan hasil dari kerjasama semua elemen, mulai dari jajaran komisioner KPU, kawan-kawan PPK, PPS hingga kawan-kawan Pantarlih yang terus melakukan pencoklitan terhadap daftar pemilih yang ada di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya. Sabtu (13/07/2024).

Pihaknya menargetkan dalam beberapa hari kedepan progres coklit di Kabupaten Probolinggo bisa rampung 100 persen. “Kami menargetkan dalam beberapa hari kedepan proses coklit di Kabupaten Probolinggo sudah rampung 100 persen,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, hasil dari coklit yang dilakukan oleh Pantarlih nantinya akan menjadi acuan untuk menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

“Tahapan selanjutnya yaitu penetapan DPS yang akan menjadi acuan ialah hasil dari coklit yang dilakukan oleh Pantarlih di lapangan, semoga Pilkada di Kabupaten Probolinggo bisa berjalan secara kondusif aman dan damai, sesuai dengan harapan semua pihak, sehingga menjadikan Kabupaten Probolinggo menjadi Kabupaten yang baldatun thayyibatun wa rabbun Ghafur,” tutupnya. (fiq)