Demonstrasi Serangan Kilat Brigif 2 Marinir, Edukasi Tempur Modern Bagi Siswa Taruna Nusantara

Surabaya, Berdampak.net – Dispen Kormar, TNI AL (Surabaya). Aksi taktis dan penuh presisi ditunjukkan prajurit Brigade Infanteri 2 Marinir (Brigif 2 Marinir) saat menggelar demonstrasi serangan kilat di lapangan Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/04/2026).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Rupanpur Brigif 2 Marinir ini menjadi momen edukatif bagi sekitar 400 siswa SMA Taruna Nusantara yang tengah melaksanakan kunjungan ke Bhumi Marinir Karangpilang. Mereka disuguhkan gambaran nyata tentang taktik dan strategi pertempuran modern yang diterapkan prajurit Korps Marinir di medan operasi.

Dalam simulasi tersebut, prajurit memperagakan skenario penghancuran sasaran musuh yang bersembunyi sekaligus tengah menyusun kekuatan untuk melakukan perlawanan. Aksi diawali dengan patroli udara menggunakan drone pengintai guna mengidentifikasi posisi dan kekuatan lawan secara akurat.

Setelah target terdeteksi, tim tembak runduk bergerak cepat melumpuhkan sasaran prioritas. Tanpa memberi celah, tim penghancur kemudian melancarkan serangan kilat dengan manuver agresif, cepat, dan terkoordinasi, mencerminkan profesionalisme serta kesiapan tempur prajurit Brigif 2 Marinir.

Komandan Brigif 2 Marinir, Kolonel Marinir Aang Andy Warta, M.Tr.Opsla menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana menanamankan nilai nilai semangat kejuangan bagi generasi muda.

“Melalui demonstrasi ini, prajurit Brigif 2 Marinir menunjukkan kemampuan dan kualitas bertempur sebagai prajurit petarung Korps Marinir. Diharapkan kegiatan ini dapat menambah wawasan, pengetahuan, serta pengalaman bagi siswa SMA Taruna Nusantara,” ujarnya.

Dengan adanya demonstrasi ini, para siswa tidak hanya menyaksikan aksi militer secara langsung, tetapi juga mendapatkan inspirasi tentang kedisiplinan, keberanian, dan kerja sama tim dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. (fj)

Meski Baru Dibentuk, DPK APINDO Kabupaten Probolinggo, Peringkat 5 Terbaik Keaktifan dan Kinerja Organisasi se-Jatim

Batu, Berdampak.net – Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Probolinggo berhasil meraih peringkat lima terbaik tingkat Jawa Timur dalam ajang Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) APINDO Jawa Timur tahun 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan dan kinerja forum DPK di tingkat kabupaten/kota, di mana Probolinggo dinilai mampu menunjukkan progres signifikan dalam waktu yang relatif singkat.

Adapun peringkat terbaik diraih oleh:

  1. Kabupaten Gresik
  2. Kota Mojokerto
  3. ⁠Kota Sidoarjo
  4. Kota Malang
  5. Kabupaten Probolinggo

Yang menarik, DPK APINDO Kabupaten Probolinggo termasuk organisasi yang masih tergolong baru, dengan usia kepengurusan sekitar 2–3 tahun. Meski demikian, keberadaannya langsung mendapat perhatian karena dinilai mampu bergerak cepat, aktif, dan memberikan dampak nyata bagi dunia usaha di daerah.

Ketua DPP APINDO Jawa Timur, Eddy Widjanarko, bahkan menyoroti capaian tersebut sebagai salah satu yang paling menarik dalam forum.

“Yang menjadi sorotan saya justru bukan peringkat 1 sampai 4, karena itu memang sudah sangat wajar dengan capaian mereka. Tapi Kabupaten Probolinggo, yang baru dilantik sekitar 2–3 tahun lalu, justru menunjukkan progres yang sangat cepat. Ini bukti bahwa organisasi yang dikelola dengan komitmen, kolaborasi, dan kerja nyata bisa langsung memberikan dampak,” ujarnya.

Ketua DPK APINDO Kabupaten Probolinggo Rochman Hidayat menyampaikan bahwa capaian ini bukan semata soal peringkat, melainkan hasil dari komitmen bersama seluruh pengurus dan anggota dalam membangun organisasi yang lebih hidup, kolaboratif, dan relevan.

“Kami menyadari masih banyak yang perlu dibenahi, namun penghargaan ini menjadi motivasi bahwa arah yang kami tempuh sudah tepat. Kami akan terus memperkuat peran APINDO di daerah agar benar-benar memberi manfaat bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Selama ini, DPK APINDO Kabupaten Probolinggo aktif mendorong berbagai program yang berfokus pada:

  • Penguatan jejaring antar pengusaha
  • Peningkatan kualitas SDM
  • Kolaborasi dengan stakeholder daerah bahkan regional , nasional dan international seperti ILO
  • Serta advokasi isu-isu dunia usaha

Ke depan, DPK APINDO Kabupaten Probolinggo menargetkan tidak hanya meningkatkan peringkat, tetapi juga memperkuat perannya sebagai motor penggerak dunia usaha di tingkat daerah.

Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti bahwa organisasi yang relatif baru pun mampu menunjukkan kinerja optimal apabila didukung oleh kepemimpinan yang solid, kolaborasi yang kuat, serta program kerja yang tepat sasaran. (fj)

Pererat Silaturahmi, MD KAHMI Kabupaten Probolinggo Gelar Halal Bihalal, ini Pesan Wakil Bupati

Probolinggo, Berdampak.net – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Probolinggo menggelar acara Halal Bihalal 1447 H yang bertempat di Ruang Tengger, Kantor Bupati Probolinggo, pada Rabu (22/4/2026).

Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan ini menjadi momentum penguat sinergi antara alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dengan Pemerintah Daerah dalam membangun Kabupaten Probolinggo ke depan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar KAHMI. Selain itu, tampak hadir perwakilan pengurus MW KAHMI Jawa Timur, serta puluhan alumni HMI dari berbagai lintas profesi yang berdomisili di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Presidium MD KAHMI Kabupaten Probolinggo, Arief Hermawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Kabupaten yang telah memfasilitasi kegiatan ini di Ruang Tengger.

Selain itu, Arief juga mengajak semua alumni HMI untuk turut ikut membangun Kabupaten Probolinggo.

“Ada banyak kader-kader HMI yang sudah tersebar di setiap lini di Kabupaten Probolinggo, dan harapannya bisa bersama-sama membangun Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Fahmi AHZ mengatakan, menekankan pentingnya peran strategis alumni HMI dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Probolinggo.

“KAHMI memiliki sumber daya manusia yang mumpuni di berbagai sektor. Momentum Halal Bihalal ini bukan sekadar seremonial, tapi merupakan wadah untuk menyatukan ide dan gagasan demi kemajuan daerah kita tercinta,” ujar Wabup Fahmi AHZ.

Beliau juga menambahkan bahwa semangat “Insan Cita” harus tetap dijaga dan diimplementasikan dalam pengabdian nyata kepada masyarakat, terutama dalam mendukung program-program strategis pemerintah kabupaten.

Suasana hangat terasa saat sesi ramah tamah berlangsung. Para alumni saling bertukar kabar dan berdiskusi ringan mengenai isu-isu terkini di Probolinggo.

Diharapkan, setelah kegiatan ini, komunikasi antar alumni semakin solid sehingga kontribusi KAHMI terhadap publik semakin terasa manfaatnya. (fiq)

Talk show Geopolitik Akhir pekan bersama Idham Holiq

Malang, Berdampak.net – Talk show Geopolitik yang digelar di DPRD Kota Malang kemarin memberi satu kesan kuat, diskusi berkualitas masih punya tempat dan daya tarik di kalangan mahasiswa. Bahkan, dengan durasi sekitar 2,5 jam, forum ini terasa seperti “short course” yang padat, berisi, dan menggugah cara pandang.

Menghadirkan figur seperti Idham Holik dan Kanda Munzil sebagai narasumber menunjukkan bahwa ruang dialog ini tidak sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi ajang transfer gagasan.

Pembahasan yang menyentuh teori besar seperti Thucydides Trap yang diperkenalkan oleh Graham T. Allison menandakan bahwa diskusi tidak berhenti pada isu lokal, tetapi mampu mengaitkan dinamika global dengan realitas kebangsaan.

Yang menarik, forum ini tidak kehilangan “ruh” diskusi mahasiswa—tetap hidup, interaktif, dan penuh pertukaran gagasan. Istilah “isinya daging semua” bukan sekadar ungkapan, tetapi mencerminkan kualitas materi yang disampaikan.

Dari geopolitik hingga literasi demokrasi, semuanya dikupas dengan pendekatan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga relevan dengan kondisi saat ini.

Peran moderator dalam menjaga alur diskusi selama berjam-jam juga menjadi kunci penting. Bukan hanya mengatur waktu, tetapi memastikan setiap gagasan tersampaikan dengan jelas dan tetap menarik bagi audiens. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan intelektual di kalangan kader masih terjaga dan terus berkembang.
Pada akhirnya, kegiatan seperti ini menegaskan bahwa demokrasi yang sehat lahir dari ruang-ruang diskusi yang hidup.

Ketika mahasiswa terbiasa berdialog dengan perspektif yang luas dan berbasis literasi, maka mereka tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika politik, tetapi juga calon aktor yang siap memberi arah.

Forum ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi bukti bahwa tradisi intelektual masih menyala—dan perlu terus dirawat. Salam YAKUSA. (lh)

FKUB Kota Probolinggo, Gelar Raker II tahun 2026

Probolinggo, Berdampak.net– Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (RAKER) II Tahun 2026 pada Jumat, 17 April 2026, bertempat di Meeting Room Kantor FKUB Kota Probolinggo, Jalan Ahmad Yani Nomor 103.
Kegiatan ini mengusung tema “Kerukunan Umat Beragama sebagai Fondasi Pembangunan Daerah yang Inklusif dan Berkeadilan”, yang menegaskan pentingnya harmoni antarumat beragama sebagai pilar utama dalam mendorong pembangunan daerah yang berkeadilan, partisipatif, dan berkelanjutan.

Rapat kerja secara resmi dibuka oleh Ketua FKUB Kota Probolinggo, Dr. KH. Ahmad Hudri, ST., MAP. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kerukunan umat beragama bukan hanya menjadi tujuan sosial, tetapi juga merupakan strategi penting dalam memperkuat stabilitas daerah serta mempercepat pembangunan yang inklusif.
“Kerukunan Umat beragama harus diperkuat sebagai system yang dapat mendorong pembangunan kota Probolinggo yang inklusif dan berkeadilan”, cetus Hudri.

RAKER II ini diikuti oleh seluruh Pengurus FKUB Kota Probolinggo serta Forum Kader Muda Penggerak Moderasi Beragama (FKMPMB). Sebagai pembuka wawasan, kegiatan diawali dengan Studium General yang menghadirkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo, M. Sonhaji.

Dalam paparannya, Kepala Bakesbangpol menyampaikan arah kebijakan Pemerintah Kota Probolinggo dalam meningkatkan indeks harmoni dan toleransi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa penguatan moderasi beragama menjadi salah satu prioritas strategis dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah yang inklusif.

Rapat kerja ini secara khusus membahas penyusunan dan penguatan program kerja FKUB Tahun Anggaran 2026. Beberapa program unggulan yang akan menjadi fokus utama antara lain:

  1. Penguatan program EcoHarmony sebagai gerakan integratif antara kerukunan umat beragama dan kepedulian lingkungan
  2. Pengembangan Rumah Ibadah Ramah Anak sebagai ruang inklusif bagi tumbuh kembang generasi muda
  3. Penyusunan Peta Data Rumah Ibadah sebagai basis perencanaan kebijakan yang akurat dan berbasis data
  4. Pendidikan Kader Penggerak Moderasi Beragama dengan fokus pada segmen perempuan

Selain itu, FKUB Kota Probolinggo juga tetap mempertahankan program-program yang telah berjalan secara berkelanjutan, seperti sosialisasi, seminar, lokakarya, dan simposium moderasi beragama sebagai upaya memperkuat literasi kerukunan di tengah masyarakat.
Melalui RAKER II ini, FKUB Kota Probolinggo berharap dapat semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis, inklusif, dan berkeadilan di Kota Probolinggo.

Cakrawala Dunia Alumni dari Amerika Digelar IKA UM Probolinggo Raya, Libatkan Alumni Hingga Guru Besar

Probolinggo, Berdampak.net – IKA UM Probolinggo Raya melalui Program Cakrawala Dunia Alumni Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kegiatan sharing alumni bertajuk “Berita Langsung dari Amerika di Tengah Perang AS vs Iran”. Acara berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, pada Sabtu, 4 April 2026 pukul 08.00–09.30 WIB.

Hadir sebagai pemateri Artha Julie Nava (dengan nama kampus mbak iik) yang merupakan alumni UM (lulusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Malang tahun 1992) serta dikenal sebagai Ghost Writter, coach, dan personal & digital branding strategist. Ia diketahui sudah menulis sebagai Ghost Writter dan mengedit hampir 30 buku, serta menjadi narasumber di sejumlah event dengan topik seputar kepenulisan, personal branding, dan personal development.

Peraih sejumlah penghargaan, Artha Julie Nava tercatat sebagai finalis Kartini Next Generation Award 2015, pemenang pertama Sastra Migran – VOI tahun 2012, 30 Finalist Indonesia Womenpreneur dari Fimela tahun 2013, serta beberapa kali terpilih sebagai Dean’s List di Macomb Community College–Michigan. Dalam pemaparannya, Artha Julie Nava turut menyampaikan gambaran situasi dan dinamika isu global yang berkembang di Amerika di tengah ketegangan Amerika Serikat vs Iran.

Pada pemaparan materi, pembahasan juga menyinggung aspek pengaruh politik, sinyal-sinyal perubahan arah kebijakan, serta konteks persaingan dan narasi politik dalam pemberitaan internasional. Selain itu juga di sampaikan bagaiamana perubahan transisi pemerintahan di Amerika dan perubahannya serta beberapa Kontroversial yang terjadi lainnya.

Melalui diskusi yang dikemas secara santai dan mengalir dua arah dalam nuansa reuni alumni termasuk juga dengan beberapa guru besar yang hadir membuat pandangan pandangan baru dan kritis juga muncul dari sesi ini. kegiatan ini diharapkan menjadi ruang edukasi serta literasi bagi alumni untuk memahami isu internasional secara lebih mendalam, sekaligus memperkuat jejaring pengetahuan antar alumni yang tersebar di berbagai penjuru nusantara dan dunia dengan berbagai latar belakang profesi. (rh)