Surat cinta untuk Cak Imin, dari Anas Urbaningrum

Ada baiknya Santai aja, sahabatku.
HMI itu bisa kok dipanjangkan menjadi “Haji Muhaimin Iskandar”

Sejatinya, Tidak ada alasan HMI bermusuhan dengan PMII. Tidak ada dasar juga bagi PMII untuk memusuhi HMI.

Berkompetisi itu baik, pembelajaran dan mendewasakan. Dalam semangat persaudaraan.

Mau teori sosial, kajian demokrasi, civil society, apalagi prinsip ukhuwah (Islamiyah, Wathaniyah, Insaniyah) : tidaklah tersedia argumen, kecuali untuk berlomba-lomba menghadirkan kemaslahatan. Bersama spirit paseduluran.

Jika terkait dengan NU, misalnya Ketua Umum yg dipilih oleh AHWA (dan Rais ‘Aam) adalah alumni PMII atau alumni HMI atau alumni GMNI atau alumni IPNU atau alumni Ansor atau alumni Fatayat, seharusnya tidak ada persoalan.

Saya merasa pernah dipersaudarakan dengan @cakimiNOW secara “khusus” oleh Kyai Abdul Jalil Mustaqim, Pondok PETA Tulungagung.
Saat itu sama-sama sebagai Ketua Umum, Cak Imin menjelang akhir periodenya, saya mengawali periode kepengurusan. Setidaknya, itu perasaan saya.

Saya ingat, salah satu nasihat pendek dari Kyai Jalil : “PMII dan HMI yang rukun ya”. Tentu disampaikan dalam bahasa Jawa.

Salam peseduluran…

Disadur dari media Sosial Anas Urbaningrum @anasurbaningrum

Raudlatul Jannah Drum Corps Ramaikan Probolinggo SAE Carnival 2026

Probolinggo, Berdampak.net – Kemeriahan Probolinggo SAE Carnival 2026 semakin terasa dengan kehadiran Marching Band Pondok Pesantren Raudlatul Jannah dari Desa Klaseman, Kecamatan Gending. Penampilan tim ini menjadi salah satu daya tarik utama parade, sekaligus memperlihatkan kualitas dan prestasi yang telah mereka bangun melalui latihan dan disiplin yang panjang.

Raudlatul Jannah Drum Corps bukan tim sembarangan. Mereka pernah tampil dalam ajang bergengsi Kejuaraan Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono X di Yogyakarta, dan tercatat tampil pada kategori Senior Brass. Pengalaman di ajang tingkat nasional tersebut menjadi fondasi penting bagi tim untuk terus berkembang.

Torehan Prestasi di Berbagai Ajang
Dalam berbagai kejuaraan, Raudlatul Jannah Drum Corps berhasil mengukir capaian yang membanggakan, termasuk di ajang Jember Marching Band Competition (JMC) serta Kejurprov.

Pada ajang JMC tingkat internasional, marching band Ponpes Raudlatul Jannah meraih sejumlah prestasi, di antaranya:

  • Juara 2 Color Guard Internasional
  • Juara 3 Minidisplay Internasional
  • Juara 3 Music Internasional
  • Juara 3 Parade Open Internasional

Selain itu, prestasi mereka juga melengkapi capaian sebelumnya seperti juara 3 Parade Kejurprov serta juara 3 di Jogjakarta, yang menjadi bukti konsistensi performa para santri di berbagai kompetisi.

Bukti Konsistensi dan Semangat Santri
Pengasuh Ponpes Raudlatul Jannah, Habib Ali Zainal Abidin Bin Toha Ba’aqil, mengungkapkan rasa syukur sekaligus bangga atas capaian tim marching band. Ia menilai prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras para santri, latihan yang serius, serta dukungan dari berbagai pihak.

Dengan tampilnya Raudlatul Jannah Drum Corps pada Probolinggo SAE Carnival 2026, tim kembali menunjukkan bahwa seni marching band tidak hanya menjadi kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga wadah prestasi yang membawa nama Pondok Pesantren Raudlatul Jannah dan Kabupaten Probolinggo ke ajang yang lebih luas. (rh)

Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro, Pegang Tongkat Komando Kepemimpinan Brigif 2 Marinir Sidoarjo

Sidoarjo, Berdampak.net – Dispen Kormar, TNI AL (Surabaya). Brigade Infanteri 2 Marinir resmi memiliki pimpinan baru. Komandan Pasmar 2, Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto, melantik Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro sebagai Komandan Brigif 2 Marinir dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna Batalyon Arhanud 2 Marinir, Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/08/2026).

Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro alumni siswa Dikreg LV Sesko TNI Tahun 2026, kini memegang tongkat estafet kepemimpinan dari Kolonel Marinir Aang Andy Warta, M.Tr.Opsla. Nama terakhir selanjutnya mengemban tugas sebagai Asisten Personel Komandan Pasmar 2.

Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto juga menyebut pergantian pejabat di tubuh militer sebagai denyut nadi organisasi yang harus tetap berdetak secara profesional. Baginya, penandatanganan pakta integritas bukan sekadar prosedur administratif, melainkan janji suci prajurit kepada bangsa.

“Setiap pejabat harus selalu menjaga integritas dalam bertugas, Amanah pimpinan ini harus dijawab dengan peningkatan kinerja, disiplin, dan profesionalisme yang tinggi,” ujar Oni saat memberikan amanat di hadapan para prajurit.

Komandan Pasmar 2 meyakini pengalaman luas yang dimiliki Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro, mampu membawa Brigif 2 Marinir mempertahankan prestasi sekaligus menjawab tantangan tugas yang kian dinamis. Terlebih, satuan ini merupakan tumpuan utama dalam kekuatan tempur matra laut.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Brigade Infanteri 2 Marinir berkedudukan sebagai Komando Pelaksana Pasmar 2 dengan tugas utama membina dan menyiapkan kesiapan operasional Satuan-satuan di jajarannya. Brigif 2 Marinir diproyeksikan sebagai pasukan Pendarat Amfibi TNI AL (Pasrat) dalam rangka proyeksi kekuatan dari laut ke darat, pertahanan pantai di pulau-pulau strategis, serta pelaksanaan operasi tempur lainnya sesuai kebijakan Korps Marinir.

Pada kesempatan tersebut, Danpasmar 2 menyampaikan ucapan selamat kepada Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro, atas jabatan barunya. Ia meyakini, dengan bekal pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, Komandan Brigif 2 Marinir yang baru mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian dan prestasi yang telah diraih oleh pejabat sebelumnya.

Ucapan selamat juga disampaikan kepada Ibu Eko Budi Prasetyo Adi Saputro yang kini menjabat sebagai Ketua Cabang 2 Korcab Pasmar 2 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir. Danpasmar 2 berharap peran tersebut dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, khususnya dalam mendampingi dan mendukung pembinaan anggota Jalasenastri serta keluarga prajurit di lingkungan Brigif 2 Marinir.

Mengakhiri amanatnya, Danpasmar 2 memerintahkan seluruh prajurit Brigade Infanteri 2 Marinir untuk memberikan dukungan penuh kepada Komandan yang baru, demi kelancaran pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Canangkan Gerakan Langit Biru, Demokrat Kota Probolinggo Kerja Bakti dan Revitalisasi Musholla

Probolinggo, Berdampak.net – Partai Demokrat Kota Probolinggo menggelar aksi sosial revitalisasi tempat ibadah. Partai berlambang “Bintang Mercy” ini melakukan kerja bakti bersih-bersih mushola dan pengecatan dinding.

Aksi peduli sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat ke 25 tahun 2026 ini. Aksi ini bertajuk Gerakan Langit Biru Demokrat Asri.

Kegiatan dipusatkan di Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jumat (28/8/2026). 

Dalam kegiatan Langit Biru turut hadir perwakilan dari HMI Probolinggo, BEM Universitas Panca Marga, Ansor Probolinggo, dan Relawan komunitas Probolinggo Damai (Prodam).

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Probolinggo Tri Septa Agung mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian kader Demokrat terhadap lingkungan dan tempat ibadah.

“Kegiatan hari ini kami fokuskan pada bersih-bersih lingkungan dan pengecatan Mushola Al Khoziny di Kelurahan Jrebeng Kulon. Ini adalah bagian dari Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang kita canangkan dalam rangka HUT Partai Demokrat,” ujar Tri Septa Agung di sela-sela kegiatan.

Gerakan Langit Biru bukan sekadar seremonial, melainkan gerakan untuk menghadirkan Demokrat yang bersih, peduli, dan dekat dengan rakyat.

“Partai Demokrat harus hadir dengan karya nyata. Mushola adalah pusat kegiatan umat, harus kita jaga kebersihan dan keasriannya. Lingkungan yang bersih mencerminkan masyarakat yang sehat. Inilah cara kami merayakan HUT partai dengan aksi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

Gerakan Langit Biru merupakan ikhtiar Partai Demokrat secara nasional untuk menjaga alam, menjaga lingkungan, menjaga ekosistem agar tetap bersih, nyaman, dan sehat. Bersih lingkungannya, sehat warganya,” jelas Tri Septa Agung.

Warga Kelurahan Jrebeng Kulon menyambut antusias kegiatan tersebut. Selain kader DPC, kegiatan ini juga diikuti pengurus PAC, Ranting, dan warga sekitar yang bergotong-royong membersihkan selokan, sampah di sekitar mushola, dan melakukan pengecatan ulang dinding mushola Al Khoziny.

Tani Merdeka Suarakan Pesan Tegas: Kawal Program Rakyat

JAKARTA, Berdampak.net – Tani Merdeka Indonesia (TMI) kembali menegaskan komitmennya mendukung Presiden Prabowo Subianto sekaligus mengawal program-program pemerintah yang dinilai berpihak kepada masyarakat.

TMI menilai sejumlah kebijakan pemerintahan Prabowo perlu mendapat dukungan sekaligus pengawasan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya petani dan warga pedesaan.

Sikap tersebut sejalan dengan pernyataan TMI dalam berbagai kegiatan sebelumnya. Organisasi petani ini juga pernah menyuarakan dukungan terhadap program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai membuka peluang penyerapan hasil pertanian lokal.

Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menegaskan bahwa dukungan terhadap Presiden Prabowo bukan berarti seluruh pelaksanaan program pemerintah bebas dari kritik. Menurutnya, program yang baik tetap harus diawasi agar tidak disalahgunakan oleh oknum.

“Program pemerintah sangat bagus, cuma pasti dalam pelaksanaannya ada yang tidak bagus,” ujar Don dalam aksi TMI di Jakarta pada Juni 2026.

TMI juga menyoroti pentingnya menjaga program kerakyatan agar tidak terganggu oleh kepentingan tertentu. Mereka mendorong seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal kebijakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan pertanian, pangan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Sebelumnya, TMI menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendukung dan mengawal program kerakyatan Presiden Prabowo, mendorong DPR ikut mengawasi pelaksanaannya, serta menolak upaya yang dinilai dapat menghambat program pemerintah.

Bagi TMI, dukungan kepada pemerintah harus diwujudkan dalam kerja nyata di lapangan. Organisasi tersebut juga didorong menjadi saluran aspirasi petani sehingga persoalan seperti pupuk, alat pertanian hingga pemasaran hasil panen dapat segera disampaikan kepada pemerintah.

Dengan demikian, TMI menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat yang mendukung pemerintahan Prabowo sekaligus mengawal agar kebijakan nasional benar-benar sampai kepada kelompok yang menjadi sasaran program.

Pesan yang ingin ditegaskan adalah sederhana: program rakyat harus dijaga, pelaksanaannya harus diawasi, dan Presiden harus diberi ruang untuk menjalankan mandat pemerintahan sesuai kepentingan rakyat.

UB Peringkat Kedua Maba Terbanyak 2026, Bukti Daya Tarik Kampus & Lingkungan Kemahasiswaan yang konsisten

Malang, Berdampak.net – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2026 kembali menjadi sorotan publik karena memperlihatkan tingginya minat calon mahasiswa terhadap perguruan tinggi negeri. Di tengah persaingan yang semakin ketat, sejumlah kampus berhasil menarik perhatian dengan jumlah mahasiswa baru yang besar. Salah satu yang menonjol adalah Universitas Brawijaya (UB)yang menempati posisi kedua dalam daftar kampus dengan Maba terbanyak tahun 2026.

Berdasarkan informasi yang beredar, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menjadi kampus peringkat teratas dengan jumlah mahasiswa baru sekitar 20.000. Namun, di bawahnya, Universitas Brawijaya (UB) menunjukkan capaian yang kuat dengan total sekitar 17.000 mahasiswa baru. Dengan angka tersebut, UB tidak hanya mempertahankan reputasinya sebagai salah satu kampus favorit, tetapi juga memperlihatkan konsistensi daya tariknya di mata lulusan SMA/SMK dan sederajat.

Penilaian masyarakat terhadap UB juga terlihat dari luasnya minat pada berbagai program studi yang dimiliki. Sejumlah jurusan yang dinilai memiliki prospek kerja dan peluang studi lanjut terus menjadi daya tarik utama. Selain itu, UB juga dinilai mampu menjaga daya saing akademik sekaligus menghadirkan lingkungan kampus yang dinamis melalui beragam kegiatan mahasiswa, baik di bidang akademik, organisasi, maupun pengembangan talenta.

Menariknya, pencapaian UB pada tahun ini semakin menguatkan posisi UB dalam peta persaingan PMB. Jika dibandingkan dengan kampus lain, UB berada di bawah UNESA namun tetap melampaui kampus-kampus besar lainnya yang berada pada peringkat berikutnya. Setelah UB, daftar tersebut menyebut Universitas Diponegoro (UNDIP) di posisi ketiga dengan 16.267 mahasiswa baru, lalu Universitas Indonesia (UI) di posisi keempat dengan 14.172 mahasiswa baru. Artinya, UB memiliki jarak capaian yang cukup meyakinkan dalam persaingan ketat penerimaan mahasiswa baru.

Tingginya jumlah mahasiswa baru di UB dapat dibaca sebagai hasil dari beberapa faktor. Pertama, nama besar dan rekam jejak UB sebagai kampus negeri yang telah lama dikenal memiliki program studi beragam dan kontribusi akademik yang kuat. Kedua, minat masyarakat terhadap UB juga dipengaruhi oleh ketersediaan jalur masuk dan strategi informasi yang menjangkau calon mahasiswa lebih luas. Ketiga, UB kerap dipersepsikan sebagai kampus yang mampu memfasilitasi mahasiswa untuk berkembang melalui kegiatan berbasis prestasi dan penguatan karakter.

Selain itu, momen PMB tahun 2026 ini juga menjadi penanda bahwa kebutuhan pendidikan berkualitas masih terus meningkat. Calon mahasiswa tidak hanya mempertimbangkan faktor “universitas favorit”, tetapi juga menimbang hal-hal seperti arah karier, peluang kerja, ekosistem kampus, organisasi kemahasiswaan kampus serta kualitas pembelajaran. UB, dengan posisinya sebagai kampus peringkat kedua, dinilai berhasil memenuhi ekspektasi tersebut—sehingga berkontribusi pada besarnya jumlah pendaftar dan pada akhirnya jumlah mahasiswa baru yang diterima.

Ke depan, dengan banyaknya mahasiswa baru yang masuk, UB diharapkan terus memastikan kesiapan layanan perkuliahan. Mulai dari kesiapan orientasi mahasiswa, penguatan sistem akademik, ketersediaan fasilitas pendukung, hingga pendampingan agar transisi mahasiswa dari sekolah ke kampus berjalan lancar. Sebab, peningkatan jumlah mahasiswa baru yang tinggi idealnya juga diiringi kualitas pengalaman belajar yang konsisten.

Fenomena ini pada akhirnya memperlihatkan bahwa UB bukan sekadar ikut bersaing dalam penerimaan mahasiswa baru, melainkan menjadi salah satu kampus yang benar-benar diperhitungkan. Peringkat kedua dengan sekitar 17.000 mahasiswa baru menjadi sinyal kuat bahwa UB tetap menjadi pilihan utama bagi banyak calon mahasiswa pada tahun 2026.