Pengurus IKA UB Probolinggo Resmi Dilantik, Ini Komitmen Walikota

Probolinggo, Berdampak.net – Pengurus Ikatan Alumni Universitas Brawijaya Malang (IKA UB) Cabang Probolinggo, petiode 2023-2027 resmi dilantik, Sabtu (04/10/2025), bertempat di ruang Puri Manggala Bhakti Pemkot Probolinggo setempat, hadir dalam acara tersebut Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota dr. Aminuddin memberikan ucapan selamat dan mengapresiasi atas kegiatan ini dapat terlaksana di Kota Probolinggo, dengan semakin meningkatnya angka kunjungan di Kota Probolinggo sebagai transit. Hal ini tentu berdampak positif dalam meningkatkan pergerakan ekonomi masyarakat sekitar, baik di sektor pariwisata, akomodasi penginapan, transportasi maupun kunjungan terhadap sentra kuliner dan pusat oleh-oleh di Kota Probolinggo.

Walikota dr. Aminuddin yang didapuk sebagai Ketua Dewan Penasehat IKA UB, juga menyampaikan, pelantikan ini bukan sekadar seremoni semata, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen perjuangan dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pihaknya juga merasa bangga, pasalnya sedikit banyaknya para pejabat di lingkungan Pemkot Probolinggo merupakan Alumni Brawijaya.

“Meskipun saya tidak penuh mengampuh di Brawijaya, tapi saya termasuk alumni juga, karna S3 Klinik saya sebagai konsultan ini saya ambil di Brawijaya,” ungkapnya.

Selain itu, dr. Aminuddin menegaskan komitmen kuat Pemkot Probolinggo untuk terus berkolaborasi dengan Institusi Pendidikan dalam mendukung berbagai program, baik di bidang pendidikan maupun peningkatan kualitas SDM, Pariwisata, maupun Perikanan serta pengembangan di sektor lainnya akan terus di dukung sebagai bentuk kolaborasi dalam kemajuan daerah maupun bangsa.

Ia berharap, dengan semangat sinergitas antara Pemkot Probolinggo bersama dengan institusi pendidikan diharapkan akan menghasilkan kerja sama yang produktif di berbagai sektor.
Pada kesempatan itu, juga diselenggarakan Seminar Nasional dengan mengangkat topik pembahasan

“Membangun Identitas Kota Probolinggo melalui Sinergitas Pariwisata, Perikanan dan Ekonomi Lokal” dengan menggandeng dua pembiacra yakni; Dekan Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan UB Malang Prof. Asep dan Ir. Purnomo Dirut PT. Matahari Sakti.

Sementara itu, Ketua IKA UB Cabang Probolinggo Tri Septa Agung, mengatakan kegiatan pelantikan pengurus IKA UB Cab. Probolinggo Masa Bhakti 2023-2027 itu juga mengundang segenap Alumni UB Malang dari berbagai angkatan dan civitas akademika.

“Terima kasih Pak Wali atas dukungannya yang istimewa ini, pada kesempatan kegiatan ini juga kami kemas dengan serius tapi santai pak. Sekaligus sebagai ajang silahturahmi agenda ini di ikuti oleh ratusan alumni mulai dari angkatan 80-an, 90-an hingga junior kami angkatan 2000-an turut hadir,” jelasnya. (fiq)

FKUB Kota Probolinggo Gelar Sosialisasi dan Dialog Pendirian Rumah Ibadah Tahap Kedua

Probolinggo, Berdampak.net – 26 September 2025 – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo kembali menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi dan Dialog tentang Pendirian Rumah Ibadah” bagi Lurah dan Ketua RW di wilayah Kecamatan Wonoasih, Kedopok, dan Kademangan. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 26 September 2025 pukul 13.00 WIB di Aula Gereja Katolik Maria Bunda Karmel, Jl. Suroyo No. 5 Kota Probolinggo.

Acara ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya FKUB menggelar kegiatan serupa untuk wilayah Kecamatan Kanigaran dan Mayangan. Pada kesempatan kali ini, hadir sekitar 100 peserta yang terdiri dari Lurah dan Ketua RW di tiga kecamatan tersebut.

Acara dibuka secara resmi oleh Walikota Probolinggo yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesra, Kepala Bakesbangpol, dan Kasi Bimas Kemenag Kota Probolinggo.

Dalam sambutannya, Ketua FKUB Kota Probolinggo, Dr. Ahmad Hudri, ST., MAP., menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terkait mekanisme pendirian rumah ibadah.

“Beribadah sesuai dengan agama dan keyakinannya adalah hak setiap warga negara. Begitu pula berhak mendapatkan ketersediaan rumah ibadah yang memadai sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku,” jelas Hudri.

Lebih lanjut Hudri menyampaikan, FKUB secara konsisten berikhtiar memberikan edukasi kepada masyarakat dengan pendekatan moderasi beragama, agar tercipta kerukunan dan harmoni antarumat beragama khususnya di Kota Probolinggo.

Sosialisasi dan dialog ini menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, di antaranya:

Harmoko (PERADI Probolinggo) yang memaparkan tentang hak hukum dan HAM warga negara dalam beragama serta ketersediaan rumah ibadah.

Izzul Islam (FKUB) yang menyampaikan materi mengenai mekanisme pendirian rumah ibadah sebagaimana diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama Nomor 8 dan 9 Tahun 2006.

Kegiatan berlangsung interaktif, dengan antusiasme tinggi dari para peserta terutama saat sesi dialog. Para peserta banyak mengajukan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait dinamika dan kebutuhan rumah ibadah di wilayah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, FKUB Kota Probolinggo berharap semakin banyak elemen masyarakat yang memahami regulasi, sehingga pendirian rumah ibadah di Kota Probolinggo dapat berjalan sesuai aturan, sekaligus memperkuat semangat kerukunan antarumat beragama.

Karang Taruna Probolinggo Rayakan BBKT ke-65 dengan Aksi Lingkungan

Probolinggo, Berdampak.net – Dalam rangka memperingati Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) yang ke-65, Karang Taruna Kabupaten Probolinggo mengadakan aksi peduli lingkungan dengan menanam 2.000 bibit mangrove di dua lokasi berbeda pada Jumat, 26 September 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pantai Bahak, Desa Curah Dringu, dan Pantai Bohay, Desa Binor, dengan dukungan dari Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Lumajang serta PT POMI–Paiton Energy.

Mengusung tema “Seribu Lokasi Sejuta Aksi,” masing-masing pihak menyumbangkan 1.000 bibit mangrove. Program ini bertujuan untuk merehabilitasi kawasan pesisir Probolinggo yang terancam abrasi dan memperbaiki ekosistem pantai.

Kegiatan penanaman ini melibatkan ratusan peserta, termasuk Ketua Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Sigit Wida Hartono, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Ahmad Yani, Camat Tongas Rochmad Widiarto, serta perwakilan dari berbagai instansi, pelajar, dan pengurus Karang Taruna di tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Sigit Wida Hartono mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan kegiatan ini, yang dianggap sebagai langkah awal untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Ia menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menyelamatkan wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Sigit juga menambahkan bahwa keterlibatan sektor pendidikan dan swasta menunjukkan potensi kolaborasi lintas sektor yang kuat. Ia berharap aksi serupa dapat direplikasi di wilayah pesisir lain di Kabupaten Probolinggo.

Di akhir sambutannya, Sigit menekankan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat Bulan Bhakti Karang Taruna, di mana peran pemuda sangat penting dalam menghadapi tantangan sosial dan lingkungan di masa depan. (rh)

Resmi Dilantik, Ketua Umum HMI Komisariat (P) Nuaiman Usung Tagline Memberdayakan Komunitas

Probolinggo. Berdampak.net – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Probolinggo Komisariat (P) Nuaiman resmi dilantik sebagai pengurus pada Kamis (18/09/2025) di Aula Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid. Dalam kegiatan prosesi pelantikan tersebut juga diadakan peresmian logo serta peluncuran Grand Design HMI Komisariat (P) Nuaiman yang digagas oleh Wahyu Ilahi sebagai ketua umum.
Selepas prosesi pembacaan ikrar, acara dilanjutkan dengan sambutan dan pemaparan Grand Design oleh Ketua Umum terlantik. Dalam Grand Design yang digagas, Wahyu mengusung tagline Empowering Community, Leading The Future.
Dalam pemaparannya, Wahyu menyampaikan pandangan bahwa HMI Komisariat bukan hanya sekadar wadah berhimpun, melainkan ruang paling krusial dalam keberlanjutan perkaderan HMI. Dari perkaderan, lahir insan-insan berfikir kritis, berjiwa kepemimpinan, dan berorientasi pada pembaharuan. Tagline ini menegaskan salah satu upaya Mission HMI dalam memberdayakan komunitas sebagai basis kekuatan sosial, lalu menghadirkan pemimpin yang mampu menuntun arah masa depan.
“Maka HMI Komiariat memiliki peran besar dalam penguatan komunitas sebagai basis kekuatan sosial di masa mendatang nantinya,” singkatnya.
Ia juga menyampaikan bahwa perlu untuk memperbesar lingkup dari komisariat agar dampak yang diupayakan dan dihasilkan menjadi lebih maksimal dibandingkan dengan memperkecil ruang geraknya.
Selain tagline tersebut, Wahyu juga membentuk Lima Pilar Iklim yang akan di inisiasikan melalui empat program studi yang ada di Fakultas Sosial Humaniora. Lima pilar iklim tersebut diantaranya adalah, Iklim Islam Progresif, Iklim Akademik Professional, Iklim Kepemimpinan Visioner, Iklim Kemahasiswaan Inklusif, Iklim Digital kolaboratif.
Terakhir, ia menyampaikan upaya daripada Lima Pilar Iklim tersebut adalah untuk terus mengupayakan terciptanya iklim yang mendorong progresifitas, budaya akademik ilmiah serta kepemimpinan yang jangka panjang. Upaya – upaya ini dilakukan untuk satu titik tujuan utama yaitu tujuan HMI dan Intellectual Community.
“Grand Design ini dibuat sesuai dengan Nilai – Nilai Dasar Perjuangan dan Konstitusi HMI juga merupakan suatu upaya untuk mencapai tujuan daripada HMI dan upaya pembentukan Intellectual Community,” pungkasnya. (fiq)

Gelar Pelantikan di Kampus, HMI Komisariat (P) Nuaiman Awali Titik Balik Eksistensi

Probolinggo, Berdampak.net – Gedung kampus masih sepi di pagi hari, namun bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah berkibar gagah Gedung D Universitas Nurul Jadid. Pengibaran bendera ini dilakukan dalam momentum pelantikan Pengurus HMI Komisariat (P) Nuaiman Periode 2025-2026 Fakultas Sosial Humaniora Universitas Nurul Jadid pada Kamis (18/09/2025).

Pelantikan kepengurusan pertama dari komisariat yang baru terbentuk tersebut digelar di Aula Fakultas Teknik Universits Nurul Jadid. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Soshum dan organisasi intra kampus serta dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Selain itu, beberapa tamu undangan yang berasal dari Komisariat HMI se Cabang Probolinggo yang telah lebih dulu dilantik juga menghadiri kegiatan prosesi pelantikan, peresmian logo dan launching grand design tersebut diikuti oleh perwakilan dari HMI Cabang Probolinggo, BPL HMI Cabang Probolinggo dan Kohati Cabang Probolinggo.

Suasana mulai terasa khidmat saat ikrar kepengurusan dibacakan, dengan dilengkapi oleh 22 orang pengurus, HMI Komisariat (P) Nuaiman dibawah kepemimpinan Wahyu Ilahi sebagai Ketua Umum telah resmi dilantik dan menjadi awal babak baru HMI di Universitas Nurul Jadid.

Wahyu Ilahi dalam sambutannya sebagai Ketua Umum menyampaikan bahwa pelantikan yang digelar di Aula Teknik ini adalah upaya memulai eksistensi dan daya tawar HMI di lingkungan kampus sehingga dapat membuka ruang sinergi dan kolaborasi dalam perkaderan dan pemberdayaan komunitas dalam membentuk iklim kampus.

“Dalam momentum pelantikan ini, diharapkan menjadi titik bargaining keberadaan HMI di kampus sehingga memaksimalkan upaya perkaderan dan membuka ruang kolaborasi serta sinergi dalam upaya pemberdayaan komunitas dan pembentukan iklim kampus,” ujarnya
Dekan Fakultas Sosial Humaniora, Dr. Chusnul Mu’ali sebagai sambutan penutup juga mengharapkan momentum pelantikan ini menjadi awal titik lompatan HMI Komisariat (P) Nuaiman dalam eksitensi dan peran nya di kampus.

“Semoga saja, ini menjadi awal titik lompatan bagi HMI Komisariat (P) Nuaiman untuk terus menunjukkan eksistensi dan peran HMI di kampus khususnya di Fakultas Sosial Humaniora,” tuturnya.

Kegiatan prosesi pelantikan ini lalu diakhiri dengan peresmian logo HMI Komisariat (P) Nuaiman yang diresmikan langsung oleh Dekan Fakultas Sosial Humaniora Universitas Nurul Jadid Dr. Chusnul Mu’ali. (fiq)

FKUB Kota Probolinggo dan RSU Amanah Tandatangani MoU Pelayanan Kerohanian Bagi Pasien

Probolinggo, Berdampak.net – 15 September 2025 – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo bersama Rumah Sakit Umum (RSU) Amanah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pelayanan Kerohanian bagi Pasien pada Senin (15/09/2025), pukul 13.30 WIB di Kantor FKUB, Jl. A. Yani No. 103 Kota Probolinggo.

MoU ini ditandatangani langsung oleh Ketua FKUB Kota Probolinggo, Dr. Ahmad Hudri, ST., MAP, dan Direktur RSU Amanah, dr. M. Nur Humaidi Zulmi, M.Kes. Prosesi penandatanganan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat sinergi.

Acara ini turut dihadiri jajaran pengurus harian FKUB Kota Probolinggo, antara lain Achmad Philip (Sekretaris), Dawam Ihsan (Wakil Ketua), Budi Kristiyanto (Wakil Ketua), Agus Sumaryono (Bendahara), dan Mashuri Nurzah (Wakil Bendahara). Dari pihak RSU Amanah, hadir Direktur bersama jajaran staf.

Dalam sambutannya, Ketua FKUB Kota Probolinggo, Dr. Ahmad Hudri menyampaikan apresiasi positif atas inisiatif kerjasama ini.

“FKUB selalu terbuka untuk bekerjasama dengan berbagai pihak, terutama dalam pelayanan keumatan lintas agama. Pelayanan kerohanian bagi pasien adalah bagian penting dari peran FKUB dalam memberikan dukungan spiritual sesuai agama masing-masing. Ini menjadi wujud nyata pelayanan inklusif yang sangat dibutuhkan pasien dan keluarga, khususnya mereka yang sedang menjalani rawat inap,” jelas Hudri.

Lebih lanjut, Hudri menegaskan bahwa kerjasama ini merupakan pilot project program FKUB dalam memperluas peran pelayanan keumatan di bidang kesehatan.

Sementara itu, Direktur RSU Amanah, dr. M. Nur Humaidi Zulmi, M.Kes., menegaskan pentingnya kolaborasi dengan FKUB.

“Kerjasama ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pasien, khususnya dalam pelayanan kerohanian pasca terminal seperti pasien kritis, pasca operasi, dan kondisi-kondisi tertentu lainnya. Kami juga siap mendukung kegiatan sosial FKUB, terutama yang menyangkut bidang kesehatan,” ungkap dokter Zulmi.

MoU yang ditandatangani kedua belah pihak berlaku selama tiga tahun. Ruang lingkup kerjasama meliputi penyediaan pelayanan rohani berupa motivasi, konsultasi, ceramah agama, dan doa yang dilaksanakan oleh para rohaniawan lintas agama.

Melalui MoU ini, diharapkan sinergi antara FKUB Kota Probolinggo dan RSU Amanah dapat memperkuat pelayanan holistik, tidak hanya dari sisi medis tetapi juga spiritual, demi mendukung kesembuhan pasien secara menyeluruh.