Hentikan Penyelidikan Kasus Abd. Rasit, Gakkumdu Tidak Temukan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilihan

Probolinggo, Berdampak.net – Gakkumdu Kabupaten Probolinggo, resmi menghentikan proses penyelidikan kasus dugaan pelanggaran pemilihan yang melibatkan calon wakil Bupati Probolinggo nomor urut 01, Abd Rasit, atas dugaan pemalsuan data LHKPN.

Tola Ediy komisioner Bawaslu Kabupaten Probolinggo mengumumkan langsung penghentian proses penyelidikan, saat konferensi pers, yang didampingi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo, Kasat Reskrim Polres Probolinggo, dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Sabtu (12/10/2024).

“Setelah kami lakukan kajian mendalam, tidak terbukti adanya tindak pidana pemilihan terkait laporan terhadap Abd. Rasit. Dugaan tentang tanggungan utang yang merugikan negara juga tidak atau belum terbukti secara hukum,” jelas Tola.

Laporan terhadap Abd. Rasit berawal dari dugaan pemberian keterangan tidak benar dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diserahkan saat pendaftaran sebagai cawabup.

Namun Gakkumdu menyatakan bahwa proses kajian sudah dilakukan secara komprehensif dan tidak menemukan indikasi pelanggaran.

Dalam penyelidikan Gakkumdu juga telah melakukan pemanggilan kepada berbagai pihak untuk dimintai keterangan, termasuk pelapor, telapor, saksi-saki, Pengadikan Negeri Kraksaan, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Probolinggo dan kantor cabang BRI Probolinggo.

“Semua langkah sudah kami tempuh dengan memanggil pihak terkait untuk memperkuat kajian, berdasarkan hasil tersebut, kami mengambil keputusan untuk menghentikan penyelidikan,” ujar Tola.

Koalisi Pengusung Gus Haris dan Ra Fahmi di Pilkada Probolinggo Atur Strategi Sapu Bersih

Probolinggo, Berdampak.net – Koalisi partai pengusung pasangan calon (paslon) Gus Haris dan Ra Fahmi dalam Pilkada Probolinggo 2024 kini menguasai mayoritas kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo.

Sebanyak 35 kursi di parlemen DPRD Kabupaten Probolinggo mendukung penuh pasangan ini untuk memenangi Pilkada mendatang.

Partai-partai besar yang bergabung dalam koalisi pengusung ini meliputi Golkar, PKB, Gerindra, PPP, dan PKS di Kabupaten Probolinggo.

Dengan kekuatan politik tersebut, tim pemenangan Gus Haris dan Ra Fahmi diperkirakan memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan.

Habib Mahdi, Ketua Tim Pemenangan Paslon Gus Haris dan Ra Fahmi, menyatakan bahwa saat ini koalisi parlemen DPRD Kabupaten Probolinggo sedang merancang strategi pemenangan.

Menurutnya, dukungan penuh dari mayoritas anggota parlemen menjadi modal kuat bagi paslon nomor urut 2 tersebut.

“Kami sedang mengatur strategi untuk memastikan kemenangan Gus Haris dan Ra Fahmi di Pilkada Probolinggo. Dukungan dari koalisi partai di DPRD Kabupaten Probolinggo sangat penting bagi langkah kami ke depan,” ujar Habib Mahdi.

Koalisi partai pengusung Gus Haris dan Ra Fahmi di Pilkada Probolinggo 2024 menargetkan kemenangan mutlak bagi pasangan calon (paslon) tersebut.

Dengan kekuatan mayoritas di parlemen DPRD Kabupaten Probolinggo, koalisi yang terdiri dari Golkar, PKB, Gerindra, PPP, dan PKS yakin mampu menyapu bersih perolehan suara pada pemilihan mendatang.

“Dengan dukungan penuh dari koalisi parlemen, kami tidak hanya menargetkan kemenangan, tapi kemenangan sapu bersih untuk Gus Haris dan Ra Fahmi,” tegas Habib Mahdi.

Mahdi mengatakan, srategi pemenangan yang dirancang timnya telah memasuki tahap final, dengan fokus pada penggalangan suara di seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Ia optimistis, dengan kekuatan koalisi dan dukungan masyarakat, Gus Haris dan Ra Fahmi akan meraih hasil maksimal.

“Dukungan dari partai-partai di parlemen merupakan fondasi utama bagi kesuksesan kami. Kami yakin, dengan sinergi ini, Pilkada Probolinggo 2024 akan menjadi milik Gus Haris dan Ra Fahmi,” tambahnya.

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada, koalisi parlemen berkomitmen untuk bekerja lebih keras, menyatukan suara masyarakat, dan memastikan bahwa seluruh program kerja serta visi misi paslon tersampaikan dengan baik.

Target sapu bersih menjadi fokus utama demi membawa Kabupaten Probolinggo ke arah perubahan yang lebih baik di bawah kepemimpinan Gus Haris dan Ra Fahmi. (fiq)

KPU Kabupaten Probolinggo Tetapkan Nomor Urut Calon Bupati dalam Pilkada 2024

Probolinggo, Berdampak.net- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo secara resmi menetapkan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dalam penetapan yang berlangsung pada Sabtu, (21/09/2024), Zulmi dan H. Rasyid (ZR)q bersama pasangannya mendapat nomor urut 01, sedangkan pasangan Gus dr. Haris dan Ra Fahmi memperoleh nomor urut 02.

Penetapan nomor urut ini dilakukan setelah tahapan verifikasi dokumen dan syarat pencalonan dinyatakan lengkap oleh KPU dan dilakukan penetapan calon oleh KPU Kabupaten Probolinggo. Kedua pasangan calon kini secara resmi dapat berkampanye sesuai dengan aturan yang ditetapkan dalam peraturan Pilkada serentak.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Aliwafa menyampaikan harapan agar Pilkada ini berjalan lancar dan kondusif, dengan kedua pasangan calon mengikuti aturan kampanye dan pemilihan secara demokratis.

“Kami berharap semua pihak dapat menjaga suasana kondusif dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan demi kelancaran Pilkada,” katanya.

Dengan nomor urut yang telah ditetapkan, KPU Kabupaten Probolinggo bersiap untuk memasuki tahapan kampanye, yang akan dimulai dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diharapkan aktif mengikuti perkembangan kampanye dan bersiap menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara.

“Ayo bersama-sama kita datang ke TPS pada tanggan 27 November 2024 mendatang, untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo,” harapnya. (fjr)

KPU Kota Probolinggo Tetapkan DPT untuk Pilkada Serentak 27 November 2024

Probolinggo, Berdampak.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo secara resmi menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar pada 27 November 2024. Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang diselenggarakan di Hotel Bromo View pada Jumat, 20 September 2024 siang. Acara tersebut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bawaslu, tim sukses pasangan bakal calon Walikota Probolinggo, tim sukses bakal calon Gubernur Jawa Timur, pemantau pemilu, serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Jumlah TPS yang disiapkan oleh KPU untuk Pilkada mendatang mencapai 328 TPS, terdiri dari 326 TPS reguler dan 2 TPS Loksus (lokasi khusus). Viki Hamzah, Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Probolinggo, menyebutkan bahwa DPT yang telah ditetapkan berjumlah 179.416 pemilih, dengan rincian 87.980 pemilih laki-laki dan 91.436 pemilih perempuan.

Penambahan TPS Loksus bertujuan untuk memudahkan akses pemilih di wilayah-wilayah yang memerlukan perlakuan khusus, seperti rumah sakit atau lembaga pemasyarakatan. Dengan begitu, KPU memastikan semua warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak ini.

Viki Hamzah menegaskan bahwa masyarakat dapat mengecek status mereka dalam DPT melalui DPT Online. “Masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya sesuai dengan ketentuan Pilkada serentak dengan mengecek di DPT Online,” ujar Viki. KPU berharap dengan fasilitas ini, pemilih dapat mempersiapkan diri dan hadir di TPS pada hari pemungutan suara. (fjr)

KPU Kabupaten Probolinggo Tetapkan 872.218 DPT Pilkada 2024

Probolinggo, Berdampak.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 872.218 pemilih pada Pilkada tahun 2024 mendatang. Jum’at (20/09/2024) petang.

Penetapan DPT tersebut dilakukan pada saat rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dilaksanakan di kantor KPU Kabupaten Probolinggo, yang dihadiri oleh Bawaslu, LO dari Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta LO Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, dan PPK di seluruh Kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi (Rendatin) KPU Kabupaten Probolinggo, Lukman Hakim, mengatakan, jumlah DPT Kabupaten Probolinggo pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo berjumlah 872.218 pemilih.

“Dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 425.106, dan pemilih perempuan sebanyak 447.112 pemilih, yang tersebar di 24 Kecamatan, 330 desa dan 1.739 TPS di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Ia terus menghimbau kepada semua masyarakat untuk memastikan telah terdaftar sebagai pemilih pada Pilkada yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 mendatang, dengan cara melakukan pengecekan data pemilih di laman cekdptonline.kpu.go.id.

“Kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo, ayo kita bersama-sama untuk datang ke TPS pada tanggal 27 November 2024, untuk menyalurkan hak pilih kita dalam memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo,” imbaunya.

Ia berharap pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Probolinggo bisa berjalan dengan aman dan lancar, sehingga dapat menghasilkan pemimpin yang diharapkan oleh masyarakat Kabulaten Probolinggo. (fiq)

Pesantren Bersatu Menangkan Gus Haris dan Ra Fahmi di Pilkada Probolinggo

Probolinggo, Berdampak.net- Pondok Pesantren di Kabupaten Probolinggo, bersatu untuk memenangkan pasangan Gus Haris-Ra Fahmi dalam Pilkada Kabupatrn Probolinggo tahun 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Koordinator Gus, Lora Nun Bersatu untuk Probolinggo SAE, KH Hafidzul Hakim Noer, dalam deklarasi di Desa Bulang, Kecamatan Gending, kabupaten setempat, Senin (2/9/2024) sore.

Deklarasi dukungan untuk Gus Haris dan Ra Fahmi sore itu, dihadiri oleh 75 gus, lora dan nun di Kabupaten Probolinggo. Mereka adalah putra kiai atau pengasuh pesantren.

“Baru kali ini Pilkada Probolinggo pesantren bersatu, saatnya kita bersama meraih mimpi Probolinggo berbenah untuk Probolinggo yang lebih sae,” kata figur yang biasa disapa Gus Hafidz itu.

Berdasarkan data Kementerian Agama pada tahun 2021, terdapat sedikitnya 266 pondok pesantren di Kabupaten Probolinggo. Jumlah santrinya puluhan ribu.

Dewan Pengasuh Ponpes Nurul Qodim itu mengatakan, dukungan kepada Gus Haris dan Ra Fahmi diberikan karena keduanya merupakan representasi dari pondok pesantren. Keduanya lahir dan ditempa di lingkungan pesantren.

Gus Haris merupakan keluarga Ponpes Zainul Hasan Genggong. Sedangkan Ra Fami berasal dari keluarga Ponpes Nurul Jadid.

“Beliau (Gus Haris dan Ra Fahmi) merupakan replika dari kami dari pesantren. Tadi sudah berkomitmen semuanya untuk bersama-sama, bahu-membahu memenangkan Gus Haris dan Ra Fahmi,” kata Gus Hafidz.

Pimpinan Majelis Shalawat Syubbanul Muslimin itu menambahkan, dalam waktu dekat ia juga akan berkomunikasi dengan para kiai kampung dan guru ngaji agar satu suara dalam Pilkada Kabupaten Probolinggo.

“Pemilik musholla atau kiai kampung dan guru ngaji, akan kita akomodir, dan kita akan pikirkan juga kesejahteraan serta masa depan beliau-beliau,” kata Gus Hafidz.

Gus Haris dan Ra Fahmi yang hadir dalam dalam forum kompak berterima kasih atas komitmen para gus, lora dan nun yang hadir.

“Harapannya, kami ini menjadi representasi semua pesantren, karenanya kami butuh panjenengan semua untuk bersama-sama membangun Kabupaten Probolinggo dengan membawa perubahan yang siginifikan,” sambut Gus Haris.

“Terima kasih, tentu kedepan kesejahteraan pondok pesantren akan menjadi pikiran kami. Kami juga tidak akan pandang bulu sepanjang itu memperjuangkan agama,” timpal Ra Fahmi. (fiq)