Takmir Masjid Al Hikmah Kota Probolinggo Salurkan Santunan bagi Anak Yatim dan Dhuafa dalam Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Kota Probolinggo, 27 Juni 2026 – Dalam semangat memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Takmir Masjid Al Hikmah yang berlokasi di Jalan Ir. Juanda, Kota Probolinggo, kembali menyelenggarakan kegiatan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa pada Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian dari komitmen masjid dalam memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Santunan diberikan kepada dua puluh anak yatim dan sebelas warga dhuafa di lingkungan sekitar masjid. Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Rahmat dan tausiyah oleh Wakil Ketua Umum MUI yang juga Ketua FKUB Kota Probolinggo Dr. KH. Ahmad Hudri, ST., MAP. yang mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana muhasabah, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Ketua Takmir Masjid Al Hikmah H. Ismail menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari ajaran Islam yang menekankan pentingnya kasih sayang, solidaritas, dan kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender Hijriah, tetapi menjadi momentum untuk memperbarui semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Salah satu wujudnya adalah meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan kaum dhuafa,” ujarnya.

Menurutnya, santunan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan antara masjid dan masyarakat. Takmir Masjid Al Hikmah juga mengapresiasi para donatur, jamaah, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Melalui kegiatan ini, Masjid Al Hikmah terus berupaya meneguhkan fungsinya bukan hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat, penguatan ukhuwah Islamiyah, dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

Takmir Masjid Al Hikmah berharap semangat berbagi dan kepedulian yang ditunjukkan dalam momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menginspirasi semakin banyak pihak untuk bersama-sama membangun masyarakat yang lebih peduli, harmonis, dan penuh keberkahan.

Dalam acara tersebut juga digelar berbagai tarian dan puisi yang bernafaskan Islam yang ditampilkan oleh santriwan dan santriwati TPQ Masjid Al Hikmah. Selain itu TPQ Masjid Al Hikmah juga menyerahkan penghargaan kepada santri berprestasi sebagai apresiasi atas prestasinya.

RS Graha Sehat Kraksaan Gelar Khitan Gratis, Siap Jadikan Program Sosial Tahunan

Probolinggo Berdampak.net – Rumah Sakit (RS) Graha Sehat Kraksaan menggelar kegiatan bakti sosial berupa khitan gratis bagi anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Hall Alino tersebut diikuti oleh 25 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo.

Ketua Panitia dr. Karabet yang juga menjabat sebagai Dokter Pelayanan Medis RS Graha Sehat menjelaskan, program ini merupakan kegiatan perdana yang diharapkan dapat menjadi agenda rutin rumah sakit sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini ada 25 peserta yang hadir dan seluruhnya berasal dari wilayah Kabupaten Probolinggo. Ini merupakan kegiatan tahun pertama kami, dan insyaallah ke depan akan menjadi program rutin, terutama untuk anak yatim piatu dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Harapan kami bukan hanya sekali atau dua kali dalam setahun, tetapi bisa lebih sering. Semoga ini menjadi awal untuk membuka berbagai kegiatan bakti sosial lainnya,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, RS Graha Sehat menggunakan metode khitan laser yang ditangani oleh tim medis internal yang telah berpengalaman.

“Kami menggunakan metode laser. Yang paling penting, kami memiliki tim khitan sendiri yang sudah mumpuni, profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Tak hanya memberikan layanan kesehatan, panitia juga menyiapkan berbagai mainan sebagai hiburan bagi anak-anak agar mereka merasa lebih nyaman selama mengikuti proses khitan.

“Kami menyediakan mainan untuk adik-adik. Harapannya mereka tidak terus-menerus merasa tegang atau takut. Semoga ini bisa menjadi hiburan bagi mereka, sehingga mereka memiliki pengalaman yang menyenangkan saat mengikuti khitan di RS Graha Sehat,” katanya.

Program khitan gratis ini menyediakan kuota sebanyak 25 peserta dengan persyaratan berdomisili di Kabupaten Probolinggo, berusia minimal dua tahun, serta berasal dari keluarga kurang mampu. Selain tindakan khitan, peserta juga mendapatkan layanan kontrol lanjutan yang dijadwalkan di Poli Umum beberapa hari setelah pelaksanaan.


Apresiasi dari Orang Tua Peserta


Pelaksanaan khitan massal ini pun mendapat sambutan hangat dan apresiasi positif dari para orang tua peserta yang mendampingi anak-anak mereka. Salah satunya diungkapkan oleh Firliyanti, warga Sidopekso, yang mengikutsertakan anak keduanya yang masih berusia 5 tahun.

Firliyanti mengaku merasa bangga sekaligus sangat terbantu dengan adanya bakti sosial yang diselenggarakan oleh RS Graha Sehat Kraksaan ini. Menurutnya, pelayanan yang diberikan sangat memuaskan, ditambah lagi dengan penggunaan metode modern dan tim medis yang berkompeten.

“Pastinya bangga dari Rumah Sakit Graha Sehat Kraksaan diadakan seperti ini, apalagi metodenya baik, laser, bagus dari spesialisnya langsung,” ujar Firliyanti saat ditemui di lokasi acara.

Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak rumah sakit atas pelayanan prima yang telah diberikan. Senada dengan harapan pihak manajemen rumah sakit, Firliyanti juga berharap agar kegiatan sosial semacam ini bisa terus dipertahankan secara rutin pada tahun-tahun berikutnya.

“Harapannya diadakannya setiap tahun mungkin, karena memang bagus… pelayanan dari Graha Sehat-nya juga sangat bagus, jadi bagus untuk dilaksanakan setiap tahun. Sangat berterima kasih,” pungkasnya.

Melalui sinergi tanggapan positif dari masyarakat dan komitmen pihak rumah sakit, RS Graha Sehat berharap dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek medis, tetapi juga konsisten memberikan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

IPSI Kabupaten Probolinggo Gelar Musyawarah Luar Biasa, Tetapkan Formatur Baru

Kraksaan, berdampat.net- – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Probolinggo menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muskablub) yang bertepatan di Kantor Kelurahan Sidomukti, Kraksaan serta dihadiri perwakilan perguruan pencak silat se-Kabupaten Probolinggo, perwakilan KONI, serta Pengurus Provinsi IPSI Jawa Timur.

Ketua Panitia Muskablub, Ino Imam S., menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan musyawarah merupakan bagian dari tanggung jawab organisasi dalam menjaga keberlangsungan kepengurusan. Panitia juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan.

Perwakilan KONI Kabupaten Probolinggo menyatakan bahwa Muslub menjadi langkah penting dalam memastikan organisasi tetap berjalan setelah adanya pengunduran diri ketua sebelumnya. Ia menekankan pentingnya percepatan pembentukan kepengurusan baru agar pembinaan atlet tidak terhambat.

Sementara itu, perwakilan Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Timur menegaskan bahwa Muslub merupakan bagian dari penataan organisasi sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya tertib administrasi dan legalitas organisasi, serta penguatan pembinaan atlet untuk peningkatan prestasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Ketua Formatur Terpilih IPSI Kabupaten Probolinggo, Ahmad Febrianto, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh perguruan dan tokoh pencak silat yang hadir. Ia menegaskan komitmen untuk melanjutkan program kepengurusan sebelumnya serta memperkuat sinergi antarperguruan. Kepengurusan baru akan berjalan hingga periode 2029 dengan fokus pada pembinaan prestasi dan penguatan organisasi.

Muskablub IPSI Kabupaten Probolinggo menghasilkan kesepakatan pembentukan kepengurusan baru sebagai upaya menjaga keberlanjutan organisasi dan meningkatkan prestasi pencak silat daerah.

Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk memperkuat pembinaan atlet dan menjaga eksistensi pencak silat sebagai olahraga prestasi dan budaya di Kabupaten Probolinggo.

BADKO HMI Jatim Tetap Dukung MBG, Namun Mendesak Kepala BGN Segera Diaudit Forensik

Surabaya, Berdampak.net – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jawa Timur menyatakan tetap mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam jangka panjang. Namun demikian, BADKO HMI Jatim mendesak pemerintah untuk segera melakukan audit forensik terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di seluruh daerah.

Ketua Bidang BADKO HMI Jatim, Mohammad Nur Kholis Majid, mengatakan bahwa manfaat program MBG sudah mulai dirasakan masyarakat, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan di sekitar wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kami tetap mendukung MBG karena manfaatnya nyata dirasakan masyarakat, khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan di sekitar wilayah SPPG. Namun Kepala BGN harus segera diperiksa dan dilakukan audit forensik karena kami menduga terdapat sejumlah tindakan yang mengarah pada praktik korupsi,” ujar Kholis dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, dugaan tersebut muncul dari sejumlah pengadaan yang dinilai tidak relevan dengan prioritas program, seperti pengadaan sepeda motor hingga kaos kaki.Selain itu, Kholis juga menilai pelaksanaan MBG di seluruh SPPG perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh, mulai dari sistem operasional, penggunaan anggaran, hingga sasaran penerima manfaat.

“Fakta yang tidak bisa disangkal adalah masyarakat sekitar wilayah SPPG memang merasakan manfaat ekonomi dari program ini. Tetapi di lapangan juga ditemukan adanya perekrutan pekerja yang didominasi keluarga sendiri atau berasal dari luar desa wilayah SPPG,” katanya.

Ia menegaskan bahwa manfaat MBG tidak dapat diukur dalam jangka pendek. Menurutnya, program tersebut baru akan memberikan dampak optimal apabila proses operasional dari tingkat pusat hingga pelaksana di lapangan berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Kholis juga meminta evaluasi terhadap besaran anggaran operasional sebesar Rp6 juta per hari. Ia menilai terdapat oknum di sejumlah SPPG yang diduga melakukan manipulasi menu makanan sehingga kualitas makanan tidak sebanding dengan anggaran yang diterima.

“Anggaran Rp6 juta per hari harus dievaluasi karena ada dugaan penipuan dari segi menu makanan yang diberikan kepada penerima manfaat,” tegasnya.

Selain anggaran, BADKO HMI Jatim juga meminta pemerintah melakukan pendataan ulang terhadap penerima MBG dan data sekolah penerima program. Menurutnya, masih ditemukan dugaan sekolah bodong dalam pendataan penerima manfaat.

Ia juga menilai program MBG seharusnya lebih diprioritaskan kepada siswa dari keluarga kurang mampu dibanding diberikan secara merata kepada seluruh kalangan.

“Tidak seharusnya semua siswa menerima MBG, terutama dari kalangan menengah ke atas yang secara ekonomi sudah mampu,” ujarnya.

Sebagai perbandingan, Moh Nur Kholis Majid mencontohkan sejumlah negara yang menerapkan program makan gratis dengan sasaran lebih spesifik. Di India melalui skema Mid-Day Meal, program difokuskan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan kelompok marginal.

Sementara di Jerman, bantuan makanan diberikan kepada anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah atau yang berisiko miskin. Adapun di Chili, makanan gratis diprioritaskan kepada siswa yang masuk kategori 60 persen paling rentan di sekolah negeri maupun sekolah swasta bersubsidi.

Pada akhirnya, BADKO HMI Jatim menegaskan bahwa dukungan terhadap program MBG tetap diberikan selama pemerintah serius melakukan pembenahan dan evaluasi secara menyeluruh.

“Pada intinya kami tetap mendukung MBG. Namun Kepala BGN harus segera diperiksa melalui audit forensik. Sementara pelaksanaan di seluruh SPPG, sasaran penerima, anggaran, serta data sekolah penerima MBG harus dilakukan evaluasi dan pendataan ulang secara menyeluruh,” pungkas Kholis.

Asah Profesionalisme Pers, Pelatihan Jurnalistik Tekankan Manajemen Risiko dan Etika Informasi

Probolinggo, Berdampak.net — Pelatihan jurnalistik yang di selenggarakan oleh media berdampak sukses menjalankan pelatihan proffesional. Pelatihan ini mengangkat tema manajemen risiko dan etika dasar kembali digelar sebagai upaya meningkatkan profesionalisme insan pers di tengah derasnya arus informasi digital.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Bapak Rey, serta diikuti oleh mahasiswa, pegiat media, hingga jurnalis pemula. Peserta mendapatkan pembekalan terkait strategi peliputan yang aman, serta pemahaman tentang risiko hukum dan sosial yang dapat timbul akibat pemberitaan yang tidak akurat.

Bukan hanya sekedar itu kegiatan ini menghadirkan beberapa pemateri professional diantaranya Ali Masduki dari media Jatimnow dan Rahmad Hidayat dari media Sahabat Lensa.

Pak Rey menegaskan, salah satu tantangan terbesar jurnalis saat ini adalah maraknya informasi keliru yang beredar di ruang publik. Dalam kondisi tersebut, jurnalis memiliki peran penting untuk melakukan verifikasi dan memberikan klarifikasi kepada masyarakat.

“Informasi yang salah tidak boleh dibiarkan berkembang. Jurnalis wajib meluruskan dengan data yang valid akurat dan terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegas Pak Sekda.

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai etika dasar jurnalistik, seperti prinsip akurasi, keberimbangan, dan independensi. Penekanan diberikan pada pentingnya tanggung jawab moral dalam setiap produk berita yang dipublikasikan.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan pembahasan studi kasus, termasuk bagaimana menangani dan mengoreksi informasi yang keliru secara profesional tanpa menimbulkan konflik baru.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta mampu menjadi jurnalis yang tidak hanya cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga tegas dalam mengoreksi kesalahan serta menjaga kepercayaan publik terhadap media.

KPU Kota Probolinggo Peringati Hari Puisi Nasional: Bahasa yang Benar, Demokrasi yang Sehat

Probolinggo, Berdampak.net – Setiap tanggal 28 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Puisi Nasional, sebuah momen yang ditetapkan untuk mengenang jasa dan karya penyair besar Chairil Anwar, sekaligus menghormati kekuatan kata-kata sebagai media penyampaian pikiran, perasaan, aspirasi, dan nilai-nilai luhur yang membangun peradaban bangsa. Puisi bukan sekadar rangkaian kata yang indah, melainkan cerminan jiwa, suara hati, dan semangat yang mampu menyentuh hati, membangkitkan kesadaran, serta menggerakkan langkah untuk menuju perubahan dan kemajuan.

Bagi KPU Kota Probolinggo, peringatan ini memiliki makna yang istimewa dan berkaitan erat dengan tugas dan tanggung jawab yang kami emban. Sama halnya dengan puisi yang menyampaikan makna mendalam melalui kata-kata yang terstruktur dan bermakna, penyelenggaraan pemilihan umum juga membutuhkan ketepatan, kejelasan, dan makna yang luhur dalam setiap langkah dan kebijakan yang diambil. Kata-kata yang kami sampaikan, informasi yang kami sebarkan, dan aturan yang kami terapkan haruslah jelas, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan, agar dapat dipahami dan diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.

Bagi kami sebagai penyelenggara pemilu, peringatan ini bukan sekadar mengenang karya sastra, melainkan menjadi cerminan dan inspirasi dalam menjalankan tugas dan fungsi kami. Sama seperti puisi yang disusun dengan pemilihan kata yang tepat, terstruktur, dan mengandung pesan yang jelas, penyelenggaraan pemilihan umum juga membutuhkan ketelitian, ketepatan, serta kejelasan dalam setiap langkah dan kebijakan yang diambil. Keduanya memiliki tujuan mulia yakni menyampaikan kebenaran, menampung aspirasi, dan mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat.

Semangat kebebasan berekspresi yang diusung dalam karya-karya sastra juga selaras dengan semangat demokrasi yang kami perjuangkan. Puisi memberikan ruang bagi setiap orang untuk menyampaikan gagasan dan perasaannya, sedangkan demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk berpartisipasi secara aktif dalam menentukan kebijakan dan pemimpin yang akan mengabdi kepada kepentingan bersama. KPU Kota Probolinggo senantiasa berusaha menjaga ruang kebebasan ini, memastikan bahwa proses pemilihan berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan bebas dari tekanan serta campur tangan pihak mana pun.

Dalam era modern kali ini, puisi adalah sarana untuk menyampaikan aspirasi dan harapan rakyat. Demikian pula dengan pemilihan umum, yang merupakan wadah paling sah dan demokratis bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan, memilih pemimpin, dan menentukan arah pembangunan daerah. Melalui suara yang diberikan dalam pemilihan, rakyat menyampaikan ungkapan hati dan harapan serta angan-angan mereka, yang kemudian akan menjadi dasar bagi penyelenggaraan pemerintahan dalam kebijakan pembangunan yang berkeadilan dan berkeadaban.

KPU Kota Probolinggo meyakini bahwa keindahan dan kekuatan puisi terletak pada kejujuran isi dan keaslian maknanya. Hal ini menjadi cerminan bagi penyelenggara pemilu dalam menyelenggarakan pemilihan yang berkualitas, tentunya KPU senantiasa berusaha bekerja dengan kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga setiap proses dan hasil pemilihan dapat dipercaya dan dihargai oleh seluruh warga Kota Probolinggo. Disatu sisi sebagai lembaga yang mengedepankan pelayanan, KPU juga terus berupaya menyampaikan informasi dan pendidikan pemilih dengan bahasa yang mudah dipahami, menarik, dan menyentuh hati, layaknya sebuah puisi yang mampu menyampaikan pesan dengan baik dan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan berdemokrasi.

Pada peringatan puisi ini, KPU Kota Probolinggo mengajak seluruh elemen masyarakat, penyair, seniman, pendidik, tokoh masyarakat, dan seluruh warga untuk terus memelihara dan mengembangkan budaya berbahasa yang baik dan benar, serta menggunakan kata-kata sebagai sarana untuk membangun persatuan, menyampaikan kebenaran, dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Mari kita jadikan kekuatan kata dan makna sebagai jembatan untuk memperkuat persatuan, memperdalam pemahaman berdemokrasi, dan mewujudkan Kota Probolinggo yang semakin maju, beradab, dan sejahtera.Selamat Memperingati hari Puisi Nasional (28 April 2026)

Oleh : Viky Hamzah