Probolinggo, Berdampak.net – Sabtu (13/7) jam 18.20 wib target 100% tahapan Pencocokan dan penelitian (coklit) data DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan) sebanyak 179.994 pemilih yang tercatat telah terpenuhi.
Viki Hamzah selaku Ketua Divisi Perencanaan, data dan Informasi menyampaikan rasa syukur, apresiasi dan ucapan terimakasih kepada jajaran Komisioner KPU, sekretariat, PPK dan PPS se Kota Probolinggo yang tak mengenal lelah mengawal serta memantau progres pelaksanaan coklit sampai selesai.
Untuk Masa kerja pantarlih sesuai dengan tahapan proses coklit dimulai dari tanggal 24 Juni sampai dengan 24 Juli 2024. Artinya Pantarlih hanya bekerja kurang lebih 19 hari untuk merampungkan data pemilih dari 326 TPS yang ada di Kota Proboinggo
Viki menjelaskan bahwa setelah ini petugas Pantarlih melakukan pencermatan hasil coklit sebelum PPS merekapitulasi hasil laporan dari seluruh pantarlih di masing-masing wilayah kerja PPS.
Selanjutnya tahapan dilanjutkan dengan proses penyusunan DPS (Daftar Pemilih sementara) yang akan dilakukan oleh PPS berdasarkan dari hasil data coklit yang dilakukan oleh Pantarlih,” lanjut Viki
Output dari pelaksanaan coklit semoga menghasilkan data yang akurat mengingat daftar pemilih ini menjadi ruh dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah,” harap Viki (yan)
Madiun, Berdampak.net – SiloBiZ (Silaturahmi Bisnis) Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) berlangsung meriah di Rumah Dinas Walikota Madiun, dihadiri oleh Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPKA dari berbagai wilayah, termasuk Matraman Raya, Kabupaten Ngawi, Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Ponorogo, serta Kabupaten Magetan. Acara ini disambut oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, yang menyampaikan pentingnya peran pengusaha dalam mendorong perekonomian daerah.
Ketua BPW HIPKA Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, memberikan sambutan yang menginspirasi tentang pentingnya kolaborasi dan jaringan antar pengusaha. “Dalam era yang penuh tantangan ini, kita harus terus berkolaborasi dan memperkuat jaringan bisnis kita. Kerjasama antara pengusaha dan pemerintah daerah sangat krusial untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan di Jawa Timur,” ujar dr. Agung.
Acara SiloBiZ kali ini merupakan pra-musyawarah wilayah (Muswil) HIPKA yang akan diselenggarakan di Kota Probolinggo pada 3-4 Agustus mendatang. Kegiatan ini menjadi ajang persiapan penting bagi para pengusaha alumni HMI dari berbagai sektor unit usaha. Melalui forum ini, mereka bisa berbagi pengalaman, berdiskusi tentang tantangan bisnis, serta merumuskan strategi kolaboratif untuk pengembangan usaha ke depan.
Para peserta yang hadir sangat antusias mengikuti rangkaian acara. Diskusi dan tukar pikiran berjalan dinamis, menunjukkan semangat kolaborasi yang tinggi di antara para pengusaha. Ketua BPW HIPKA Jawa Timur juga menekankan pentingnya sinergi antara BPW HIPKA Jawa Timur, BPD Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, serta pemerintah daerah. “Kami berharap dari acara ini dapat terjalin kolaborasi yang lebih erat, yang tidak hanya memperkuat bisnis masing-masing, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi di Jawa Timur,” tambahnya.
Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif HIPKA dalam menyelenggarakan acara ini. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memiliki dampak positif bagi perekonomian daerah.
SiloBiZ Himpunan Pengusaha KAHMI di Madiun berhasil menjadi ajang penting yang mempertemukan pengusaha dengan pemangku kepentingan daerah. Diharapkan, melalui pertemuan ini, sinergi yang terjalin dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Jawa Timur. Para peserta optimis bahwa dengan kolaborasi yang solid, tantangan bisnis dapat dihadapi dengan lebih baik, dan peluang baru bisa dioptimalkan untuk kemajuan bersama. Satria_timur Berdampak.net
Probolinggo, Berdampak.net – KPU provinsi Jatim menghadirkan perhelatan pantarlih award 2024 untuk pertama kalinya yang akan diberikan pada 25 Juli 2024 bertepatan dengan Apel pembubaran Pantarlih.
Kegiatan Pantarlih award 2024 ini mempunyai beberapa kategori yang diperlombakan meliputi 1. Pantarlih aktif publikasi medsos, 2. Pantarlih mencoklit pemilih unik, 3. sosialisasi pantarlih terbaik, 4. pelayanan disabilitas terbaik, 5. PPS terbaik dalam mengkoordinasikan coklit, 6. PPK terbaik dalam mengkoordinasikan coklit, 7. KPU Kab/kota terbaik dalam mengkoordinasikan coklit
Viki Hamzah selaku Ketua Divisi Perencanaan, data dan Informasi mengatakan,” KPU Kota Probolinggo akan ikut serta dalam perhelatan Pantarlih Award 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur.
Kami juga sudah mendorong kepada semua PPK, PPS dan pantarlih untuk ikut ambil bagian dalam kontestasi Pantarlih Award ini mengingat kegiatan ini memiliki banyak manfaat untuk pengembangan SDM,” lanjut Viki
Viki Menjelaskan,”Sebagai bentuk support dan dukungan kami dalam pantarlih award 2024 ini tentunya kami menghimbau kepada jajaran PPK maupun PPS untuk mengumpulkan vidio dan foto kolase sebagai bentuk data dukung kinerja coklit.
Viki juga mengharap dengan pantarlih award ini mampu meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri pantarlih, Meningkatkan Kreativitas Pantarlih, Menumbuhkan Jiwa Kompetitif dan daya saing, Membangun Track Record positif dan memiliki portofolio yang teruji.
Serta tidak lupa pula semoga teman-teman pantarlih kota Probolinggo akan jadi pemenang Pantarlih award 2024 ini,” tutupnya. (yan)
Perkampungan bersih bernama dusun Sukorejo yang merupakan kecamatan paling ujung timur di kabupaten Situbondo dalam sepekan terakhir nampak ramai dan berjubel dipenuhi para pendatang. Kehadiran orang-orang ini berasal dari Nusantara yang diantaranya Nanggroe Aceh Darussalam, DI. Jakarta, DKI. Yogyakarta, Sumatera, Bengkulu, Sumatera, Bengkulu, Riau, Lampung, Jambi, Kalimantan, Sulawesi, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Nusa Tenggara, Bali Bahkan berasal dari Papua. Orang-orang ini disebut calon santri baru (casabar) dan calon wali santri baru (cawasabar) tersebut dalam untuk satu tujuan mulia, mengantarkan putra-putrinya untuk menjadi santri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.
Hiruk-pikuk penerimaan santri baru di Pondok Pesantren Sukorejo Situbondo atau yang lebih dikenal dengan nama pondok pesantren Sukorejo dibuka pada tahap I (satu) di 1 Juni 2024 dan ditutup pada 15 Juni 2024. Sedangkan tahap II (dua) dibuka pada 3 Juli 2024 dan ditutup di 8 Juli 2024. Jumlah santri baru tahun 2024 diterima di atas 3.000 santri. Pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo adalah salah satu pondok pesantren yang berskala besar dengan jumlah santri sangat banyak di Jawa Timur.
‘Selamat datang pengemban wasiat Rasulullah, generasi agama dan bangsa. Selamat berjuang dalam berkhidmah, mengaji dan mengkaji untuk bekal dunia akhirat’. Tulisan ini disematkan jelas dan terang benderang pada brosur, pamflet, ataupun banner yang menyambut santri baru. Kalimat yang mempertegas posisi basis perjuangan dan pembelajaran yang heroik dan penuh semangat.
Pondok pesantren Sukorejo yang memiliki visi lahirnya generasi muslim khaira ummah terus berbenah dan bersiap menghadapi tantangan zaman dengan tradisi salaf. Pendidikan telah tersedia dari Raudhatul Athfal sampai Perguruan Tinggi yang bernama Universitas Ibrahimy (UNIB) dan Ma’had Aly (MA) dengan level strata 1 sampai strata 2. Jumlah santri Pondok Pesantren Sukorejo di atas 20.000 santri pada Juli tahun 2024.
Para sabar dan cawasabar pada pertama datang lansung memasuki Parkir Religi untuk mengambil Antrian dan sekaligus sowan ke Nyai Hj. Isyaiyah As’ad, kemudia melakukan serangkaian penyelesaian administrasi di aula Pondok Pesantren Sukorejo yaitu test urine di Lantai 2, dan menuju lantai satu untuk menyeleasaikan : Verifikasi, penentuan asrama, rekam KTS (Kartu Tanda Santri), Rekam KKP (Kartu Keluarga Pesantren) yang berguna saat akan mengadakan pertemuan saat kiriman atau kunjungan wali santri (walsa). Kemudian dilanjutkan dengan registrasi pendidikan, baik madrasah dan sekolah atau perguruan tinggi, kemudian perjanjian dengan pengurus pesantren tentang kesanggupan ikut peraturan pesantren yang kemudian ditandasahkan dengan melakukan tanda tangan perjanjian di atas materai. Setelah itu melakukan pembayaran UTAP (Uang Tahunan Pesantren) melalui program Simantap yang pembayarannya sudah elektronik melalui virtual account bank. Yang terakhir melakukan sowan dan doa restu untuk menjadi santri kepada Pengasuh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy untuk casabar putra, dan untuk putri sowan kepada Nyai Hj. Nur Sari As’adiyah.
“Saya wali santri dari RTS Kalisaripataskia, kami disini perjalanan dari Jambi menuju Situbondo itu berkisar tiga hari tiga malam, alhamdulillah perjalanan kami dari Jambi ke Situbondo itu berjalan dengan lancar. Anak saya mau mondok di Sukorejo Situbondo ini karena ingin mendapatkan berkah dan berdasarkan keinginan dia sendiri karena ada beberapa tetangga itu yang nyantri di Sukorejo Situbondo, berita dari mulut ke mulut, sehingga termotivasi anak saya untuk mondok di Sukorejo Situbondo”, terang Kartika Sari, cawasabar Asal Jambi.
Sementara itu, ketua rombongan dari Pulau Sapudi Mursidi Nur yang juga Ketua Rayon IKSASS menyampaikan,” Kami sudah sampai ke Sukorejo kemarin tanggal 3 juli 2024 dengan rombongan yang luar biasa, karena antusiasme masyarakat Sapudi untuk memondokkan putra-putrinya ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo dan pada hari ini kami mendampingi proses verifikasi dan juga menyerahkan calon santri baru kepada Pengasuh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy”.
Setelah prosesi sowan Kepada Pengasuh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy atau Nyai Hj. Nur Sari As’adiyah inilah, maka secara sah semua pendaftar disebut ‘Santri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo”. Yang kemudian menuju kamar yang berada di bawah naungan disebutan ‘Daerah’ sebagai santri selama menempuh pendidikan dan pembelajaran di dalam pesantren.
Para santri walaupun nampak lelah, namun terasa bahagia karena semua proses yang dilalui telah menghantarkan kepada kesiapan untuk menempuh situasi dan keadaan baru sebagai para pencari ilmu. Selanjutnya, para wali santri satu persatu meninggalkan pesantren, dan sudah memasrahkan penuh kepada kebijakan pesantren untuk menggembleng putra-putrinya dalam mengabdi dan mengaji. Perjuangan para pencari ilmu telah menemukan muara pada ketekunan, kegigihan dan tekad yang dilandasi niat yang kuat untuk belajar dan terus belajar agar siap terjun ke masyarakat untuk meneruskan perjuangan Islam yang rahmatan lil alami.
Probolinggo, Betdampak.net– Semipro 2024, acara tahunan yang selalu dinantikan warga Kota Probolinggo, resmi dimulai hari ini. Selama seminggu penuh, kota ini akan dipenuhi dengan berbagai kegiatan menarik yang menampilkan seni, budaya, dan hiburan.
Hari pertama Semipro 2024 dimulai dengan rangkaian acara yang siap menghibur masyarakat Probolinggo.Acara hari ini dibuka pada pukul 18.00 dengan penampilan Safira Azzahra dan Safira Syaibani. Kedua penyanyi muda berbakat ini diharapkan dapat menarik perhatian penonton dengan suara merdu mereka, membawakan lagu-lagu yang populer dan penuh semangat.
Selanjutnya, pada pukul 19.05, giliran SMP Namira yang tampil dengan musik Islami pendalungan. Penampilan ini tidak hanya menonjolkan kemampuan musikal siswa-siswi SMP Namira tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya dan nuansa Islami yang kental di wilayah Probolinggo.
Pada pukul 19.15, perhatian akan beralih ke aksi Polisi Cilik (Pocil) Kota Probolinggo. Para polisi cilik ini akan menampilkan keterampilan mereka dalam disiplin dan koordinasi yang telah dilatih dengan baik, memberikan hiburan sekaligus edukasi kepada penonton.
Puncak acara malam ini adalah Grand Opening Semipro 2024 yang akan dimulai pada pukul 19.30. Acara pembukaan ini akan diresmikan oleh pejabat kota dan diharapkan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh semua warga. Grand Opening ini menandakan dimulainya rangkaian acara seminggu penuh yang menjanjikan berbagai hiburan dan atraksi menarik.
Setelah acara pembukaan, pada pukul 20.30, akan digelar Parade Busana Batik dan Semipro Carnival yang menampilkan Kang Yuk. Parade ini akan menonjolkan keindahan batik Probolinggo yang terkenal serta kostum-kostum karnaval yang penuh warna dan kreatifitas, menjadikan malam semakin meriah dan penuh warna.Malam ini akan ditutup dengan penampilan live dari Doyan Wadon pada pukul 21.00 hingga 22.00. Grup musik ini akan menghibur penonton dengan lagu-lagu yang enerjik dan mengajak semua yang hadir untuk menikmati malam penuh hiburan di hari pertama Semipro 2024.
Dengan dimulainya Semipro 2024, warga Probolinggo dan sekitarnya dapat menikmati berbagai kegiatan dan hiburan selama seminggu penuh. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari kemeriahan ini dan nikmati setiap momen yang disuguhkan dalam Semipro 2024. (Don)
Probolinggo, berdampak.net – Di jantung kota Probolinggo, terdapat seorang wanita bersemangat yang telah menciptakan gelombang di antara para penikmat es teh lokal. Ibu Sukarmi, nama yang tak asing lagi di kalangan warga sekitar, telah memperkenalkan produknya yang unik dan lezat – Es Teh Manis.
Dikenal dengan brand-nya sendiri, Es Teh Manis milik Ibu Sukarmi menawarkan segelas kelezatan dengan harga yang terjangkau, hanya 3.000 rupiah untuk ukuran besar. Setiap pagi, sebelum matahari mengintip di ufuk timur, Ibu Sukarmi telah siap beraksi di depan SMP Negeri 4 Kota Probolinggo.
Dengan gerobak sederhana yang dipenuhi oleh gelas-gelas berisi es teh, dia siap menyapa setiap pelanggan yang melintas.
“Es Teh Manisnya enak banget, gak bikin kantong bolong juga,” ujar Dani, salah seorang siswa SMP setempat yang menjadi langganan setia Es Teh Manis.
“Gulanya asli, tehnya juga asli, rasanya bener-bener pas buat ngilangin dahaga pas pulang sekolah,” lanjutnya.
Rahasia kesuksesan Es Teh Manis buatan Ibu Sukarmi tak lain adalah bahan-bahan berkualitas yang digunakan. Ia selalu memilih gula asli dan teh berkualitas tinggi untuk setiap gelas es teh yang ia sajikan. Kombinasi yang pas antara gula asli dan teh yang autentik menciptakan rasa yang tak terlupakan bagi para pelanggannya.
Namun, kesuksesan Ibu Sukarmi tidak hanya terletak pada kualitas rasa produknya. Senyum ramah dan sapaan hangatnya setiap kali pelanggan datang membuat para pelanggannya merasa diperhatikan dan dihargai.
“Ibu Sukarmi selalu ramah dan murah senyum. Rasanya jadi makin enak minum es teh sambil ngobrol sama beliau,” ungkap Ani, seorang ibu rumah tangga yang juga merupakan pelanggan setia Es Teh Manis.
Tidak hanya mendapat pujian dari pelanggan setianya, Es Teh Manis buatan Ibu Sukarmi juga mulai menarik perhatian dari warga sekitar yang penasaran akan kelezatan yang ditawarkannya. Tiap hari, antrian di gerobak Es Teh Manis semakin panjang, membuktikan bahwa kualitas dan harga yang bersaing masih menjadi faktor utama dalam menarik minat konsumen.
Dengan semangat dan dedikasinya yang tak tergoyahkan, Ibu Sukarmi terus melangkah maju dalam dunia bisnis es teh. Dia tidak hanya menjual minuman, tetapi juga membawa senyum dan keceriaan kepada setiap pelanggannya.
Es Teh Manis buatan Ibu Sukarmi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Probolinggo, sebuah bukti nyata bahwa kebaikan dan dedikasi selalu mendapat penghargaan yang layak. (don)